Home / Headline / 5 Orang Positif Corona, Besok 50 Orang Akan Pulang Dengan KMP Kalabia

5 Orang Positif Corona, Besok 50 Orang Akan Pulang Dengan KMP Kalabia

Bupati Fakfak, Dr. Mohammad Uswanas, M.Si.

 

Reporter : Ayu, Wahyu                  | Editor : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Perkembangan terbaru kasus covid-19 di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu, 10 Juni 2020, disampaikan Bupati Fakfak, Dr. Mohammad Uswanas, M.Si. dalam konferensi pers yang dilangsungkan di Rumah Negara, Rmah Dinas Bupati Fakfak.

Bupati menyampaikan, 5 orang dinyatakan positif terpapar covid-19. Sebelumnya, 2 orang berstatus PDP, yang dikenal dengan status kasus 01 dan kasus 02. Sedangkan 3 orang lagi yang dinyatakan positif covid-19, adalah rombongan satu keluarga yang berangkat dari Manokwari menuju Fakfak, melalui Bintuni pada Minggu, 7 Juni 2020 lalu.

“Dari 7 orang yang merupakan satu keluarga tersebut, setelah dilakukan rapid test, ternyata terdapat 3 orang yang reaktif. Setelah itu, pada Selasa, 9 Juni 2020 dilakukan swab test nasofaring (cairan hidung) terhadap keluarga tersebut dengan menggunakan metode TCM atau Tes Cepat Molekuler, dan 3 orang dinyatakan positif covid-19,” jelas Bupati.

Dalam rilis yang dikirimkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto, S.K.M., M.Si., dijelaskan bahwa, yang dinyatakan positif covid-19 tersebut adalah Ny. DB usia 58 tahun dengan status kasus 03, Ny. MB usia 27 tahun dengan status kasus 04 dan dan AB laki-laki berusia 13 tahun dengan status kasus 05.

Atas peristiwa ini, satu keluarga tersebut telah dikarantina khusus di Gedung Diklat Pemda Fakfak, di Wagom, Fakfak, bersama 2 orang positif covid-19 sebelumnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menjelaskan bahwa, dalam rapat, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Fakfak telah sepakat untuk memberikan ijin bagi 50 orang untuk pulang ke Fakfak, dengan menumpang KMP Kalabia, yang direncanakan tiba di Fakfak pada besok Kamis, 11 Juni 2020.

“Dari 50 orang tersebut, 25 orang adalah mahasiswa yang terjebak di Sorong dan sisanya merupakan campuran masyarakat dan ASN Fakfak yang terjebak di Sorong pula,” jelas Bupati.

Terhadap 50 orang tersebut, akan diberlakukan protocol kesehatan secara ketat dan selanjutnya akan dilakukan karantina.

Pemberian ijin kepada 50 orang, dari ratusan warga Fakfak yang saat ini masih terjebak di luar Fakfak, dengan pertimbangan terbatasnya kemampuan karantina, tenaga dan alat medis.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19, yang juga Dandim 1803 Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, A.Md., menjelaskan bahwa, keputusan memberikan ijin kepada warga Fakfak yang saat ini terjebak di luar Fakfak, merupakan keputusan yang sulit.

“Agar dipahami bersama, bahwa ini merupakan keputusan yang sulit. Dan harus disadari bahwa mereka adalah masyarakat Fakfak yang sudah sekira tiga bulan ini terlunta-lunta di daerah orang lain. Dan lagi, di Papua saat ini, Gubernur Papua memulangkan seluruh masyarakat luar yang terjebak di Jayapura. Hal ini tentunya mempengaruhi psikologis masyarakat kita yang terjebak di luar sana. Sehingga untuk pertimbangan strategis, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Fakfak, mengambil sikap untuk memulangkan masyarakat Fakfak yang terjebak, secara bergelombang atau berangsur-angsur,” urai Dandim.

Sebelunnya, Bupati menggelar rapat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Fakfak yang dihadiri oleh Forkopimda lengkap serta jajaran OPD Fakfak yang terkait dengan penanganan covid-19. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Danlantamal XIV Tinjau Lokasi Rencana Lanal Di Pasir Putih

Reporter : Ayu, Wahyu                  | Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Disambut dengan tari tumor, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *