Home / Headline / 31 Napi Bebas, 4 Napi Akan Dipulangkan Ke Sorong Dengan KMP Kalabia

31 Napi Bebas, 4 Napi Akan Dipulangkan Ke Sorong Dengan KMP Kalabia

Kepala Bapas Fakfak, Gustav
Kepala Bapas Fakfak, Gustav

Reporter : Wahyu H, cw01     | Editor : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Sebanyak 31 narapidana atau napi yang dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Fakfak pada 1 hingga 3 April 2020 lalu, kini dalam pembimbingan Balai Pemasyarakatan Fakfak. Rencananya, 4 napi asal Sorong, akan dipulangkan menggunakan KMP Kalabia, Sabtu depan. Demikian dijelaskan Kepala Bapas Fakfak, Gustav, pada Selasa, 14 April 2020.

“Dari 31 orang tersebut, 9 orang merupakan napi yang berasal dari luar Fakfak. 4 orang dari Sorong, 4 orang berasal dari Manokwari dan 1 orang dari Jawa. Namun karena saat ini tidak ada transportasi, maka 9 orang tersebut kami tampung di Kantor Bapas ini. Rencananya, 4 orang yang dari Sorong itu akan kami pulangkan dengan KMP Kalabia ke Sorong. Saat ini kami sedang koordinasi masalah ini dengan beberapa pihak,” urai Gustav.

Menurut Gustav, karena anggaran untuk menampung 9 orang tersebut tidak ada dalam DIPA, maka biaya makan ditanggung oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Fakfak, sedangkan biaya pulang ke Sorong, ditanggung oleh Dinas Sosial Kabupaten Fakfak.

“Mereka yang telah mendapatkan kebebasan ini, merupakan napi yang telah mendapatkan hak asimilasi. 15 orang diantaranya, memang mendapatkan asimilasi tidak terkait kebjiakan masa corona ini. Sedangkan sisanya, adalah mereka yang akan mendapatkan asimilasi pada April hingga 31 Desember 2020 ini, sehingga dijadikan satu pembebasannya,” jelas Gustav.

Disinggung teknik pembimbingan dan pengawasan napi yang telah bebas, Gustav menjelaskan bahwa, pembimbingan dan pengawasan bisa dilakukan melalui komunikasi. Bisa menggunakan telepon bahkan video call. Selain itu, pihaknya juga menyurati Polsek dimana mereka tinggal, untuk dibantu pemantauannya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Fakfak, Erwan Prasetyo membenarkan bahwa pihaknya membebaskan 31 napi, dalam kaitan kebijakan pencegahan penyebaran virus corona di dalam LP.

“31 orang napi sudah dibebaskan. Mereka adalah napi kriminal umum, tidak ada napi yang terjerat kasus korupsi. Setelah bebas, kami menyerahkan pembimbingan kepada Bapas Fakfak,” ujar Erwan, saat ditemui dalam acara penyerahan hasil TMMD ke 107 di Makodim Fakfak, Selasa, 14 April 2020.

Erwan juga menjelaskan, setelah dibebaskannya 31 orang napi, di dalam Lembaga Pemasyarakat Fakfak masih terdapat 137 warga binaan, baik itu yang berstatus napi maupun tahanan. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Ziarah Kubur Kapolda Papua, Sepi Dari Pejabat Pemda Fakfak

  Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Sedikit berbeda dengan di Kabupaten Kaimana, kehadiran Kapolda ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *