Home / Headline / Jeritan Mahasiswa Fakfak Di Kota Studi Jayapura, Minta Perhatian Pemerintah

Jeritan Mahasiswa Fakfak Di Kota Studi Jayapura, Minta Perhatian Pemerintah

Mahasiswa Fakfak saat menerima bantuan yang bukan dari Pemda Fakfak
Mahasiswa Fakfak saat menerima bantuan yang bukan dari Pemda Fakfak (Foto dok. ist)

Reporter : cw02     | Editor : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM, JAYAPURA_ Minimnya perhatian Pemerintah Daerah Fakfak ditengah pandemi Covid-19 terhadap mahasiswa Fakfak di berbagai kota studi, membuat sejumlah mahasiswa Fakfak kecewa.

Informasi dari salah satu mahasiswa asal kabupaten Fakfak di kota studi Jayapura kepada media ini disampaikan, dirinya bersama rekan-rekan mahasiswa lainnya merasa kecewa terhadap Pemda Fakfak, disebabkan selama pandemi covid-19 terjadi, perhatiaan justru berasal dari pihak lain, bukan dari Pemda Fakfak.

“Daerah lain bantu kami, tetapi kami punya daerah sendiri tidak membantu. 2 minggu lalu kami dapat bantuan 2 karung beras atau 50 kg dari Himpunan Mahasiswa Pegunungan Bintang, sedangkan Pemda Fakfak belum ada tanggapan sama sekali. Kami bukan meminta-minta, tapi itu kewajiban dan tanggung jawab pemerintah kepada rakyat,” jelas Karel Wagab, 14 April 2020 lalu. “Kami juga mendapatkan bantuan dari Kombas Santo Andreas Waena, Paroki Kristus Terang Dunia Waena dan diterima oleh Ketua Mess Pemda Fakfak di Jayapura, Arnold Pattipi. Jumlah bantuan yang diterima yaitu 20 kg beras, masker, sabun cuci tangan dan 1 karton mie instan,” tambahnya.

Wagab berharap, kPemerintah Kabupaten Fakfak dapat memperhatikan nasib mereka, para mahasiswa Fakfak di seluruh Indonesia.

“Kami sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Fakfak, dimana kami adalah aset hidup Kabupaten Fakfak yang saat ini sedang menuntut ilmu di luar daerah. Kami otomatis sudah tidak bisa kembali ke dareah lagi, karena akses laut maupun udara sudah ditutup. Kami juga tidak bisa terus berharap ke orang tua, karena situasi saat ini, pasti orang tua semua lakukan instruksi pemerintah, yaitu sosial distancing, sehingga pendapatan orang tua menurun.” Pungkasnya.

Sementara itu, mahasiswa Fakfak di kota studi Manokwari, mendapatkan bantuan dari Pemda Manokwari berupa 3 karung beras 50kg, minyak goreng 5 liter dan 1 karton mie instan. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Ziarah Kubur Kapolda Papua, Sepi Dari Pejabat Pemda Fakfak

  Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Sedikit berbeda dengan di Kabupaten Kaimana, kehadiran Kapolda ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *