
Reporter: Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Kepala Seksi Umroh dan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rajab barawasi, S.Ag., mengingatkan, para calon jemaah haji untuk mewaspadai 3 jenis penyakit, yang bisa menunda keberangkatan jemaah haji yang terpapar penyakit tersebut.
“Jika calon jemaah haji terkena TBC, diare dan mata merah, tidak boleh berangkat haji. Jadi, selagi masih jauh hari, waspadai penyakit ini,” ujar Rajab kepada infofakfak.com tadi pagi (19/3).
Menurut Rajab, pemerintah Kerajaan Arab Saudi tidak mentolelir penyakit tersebut dan akan memulangkan jemaah yang terkena 3 penyakit tersebut.
“Biasanya langsung dikarantina dan dipulangkan ke negara asal,” lanjut Rajab.
Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Fakfak, untuk tahun ini mendapat kuota sebanyak 79 orang. Sedangkan tambahan bagi lansia, seluruh Papua Barat mendapat kuota 8 orang.
“JIka kuota normal tidak terpenuhi, maka akan diambil dari kuota untuk lansia. Jumlahnya untuk masing-masing kabupaten tidak tahu, sebab kuotanya akan diberikan sesuai kebutuhan.” Pungkas Rajab yang juga Ketua PD Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Fakfak itu.
Terkait virus corona atau covid-19 terhadap persiapan pelaksanaan haji, Rajab menyampaikan bahwa pihak tetap mempersiapkan pelaksaan haji sembari menunggu instruksi lebih lanjut. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak