Home / Fakfak News / Ekonomi / Cicipi Nabarbarak Henggi Tomandin, Kue Rasa Wingko Olahan Pala Kreasi Ibu Listiati

Cicipi Nabarbarak Henggi Tomandin, Kue Rasa Wingko Olahan Pala Kreasi Ibu Listiati

 

Kue “Nabarbarak Henggi Tomandin”, makanan kuliner unik bercita rasa Pala Tomandin Fakfak yang dikemas rapi beralas daun pisang.

 

Pewarta: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Suasana ngopi bareng bersama Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak akhir pekan ini menyajikan pengalaman kuliner yang berbeda. Di antara cangkir kopi yang tersaji, sebuah kudapan baru berbalut daun pandan mencuri perhatian: “Nabarbarak Henggi Tomandin”.

​Kue kreasi Ibu Listiati, anggota Koperasi Tomandin Mandiri Sejahtera binaan Dinas Perkebunan Fakfak ini, menyajikan makanan yang terbilang unik. Bentuknya sekilas menyerupai wingko jajanan khas Semarang, namun dengan cita rasa lokal yang kuat dari parutan kelapa dan serutan manisan Pala Tomandin.

​Sembari berdiskusi hangat dan bersenda gurau di meja kopi, Nicko ikut serta dalam makanan khas tersebut. Teksturnya terasa lembut dengan perpaduan gurih kelapa yang pas. Uniknya, wangi harum dan cita rasa Pala Tomandin tetap menonjol di lidah, menjadi pembeda utama dibandingkan kue jajanan pada umumnya.

​”Makin banyak dimakan, rasanya tambah enak… manis lagi,” kelakar Nicko sambil tersenyum-senyum yang seketika membuat suasana pecah tertawa hangat di antara rekan-rekan wartawan lainnya di meja kopi.

​Harga asli, kudapan khas ini cukup terjangkau. Satu biji dipatok Rp3.500. Bagi warga yang ingin menjadikan buah tangan atau hidangan acara, tersedia kemasan kotak kecil seharga Rp20.000 dan kotak besar Rp40.000.

​Lahirnya inovasi sederhana namun bernilai jual ini tak lepas dari komitmen Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT. Di bawah kepemimpinannya, Dinas Perkebunan secara konsisten mengawal Rencana Aksi Daerah (RAD) Pala Fakfak 2025–2029, tidak hanya fokus pada sektor hulu, tetapi juga mendorong hilirisasi produk berbasis UMKM.

 

​Widhi yang mendampingi langsung sesi perkenalan kue tersebut menegaskan bahwa inovasi skala rumah tangga justru memiliki daya tahan ekonomi yang kuat jika dikelola dengan baik.

​”Pengembangan produk tidak harus selalu dari industri besar. Inovasi dari mama-mama pelaku UMKM seperti ini justru punya potensi besar jika konsisten dijaga standar dan kemasannya,” ujar Widhi.

​Ia menambahkan, setelah formula aroma dan rasanya kian sempurna, Dinas Perkebunan siap mendorong pelatihan secara lebih luas bagi mama-mama UMKM lokal di Fakfak.

​Melalui sentuhan kreasi para pelaku usaha serta pendampingan berkelanjutan dari Dinas Perkebunan, Nabarbarak Henggi Tomandin diharapkan tak sekadar menjadi sajian saat bersantai, namun mampu menjelma menjadi salah satu identitas kuliner dan oleh-oleh baru khas dari Fakfak.***

About Amrin Landupa

Check Also

Turnamen Domino ORADO Piala Panglima TNI Semarakkan HUT ke-81 TNI di Fakfak

    Pewarta: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *