
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, – Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak sekaligus Ketua Pembina Posyandu, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menekankan pentingnya transformasi Posyandu sebagai garda terdepan masyarakat pelayanan berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB) dan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Kelurahan yang diselenggarakan oleh DP3AP2KB Kabupaten Fakfak, Senin 11 Mei 2026, di Aula Diklat Fakfak.
Dalam pemaparannya, Ibu Nurwidayati menjelaskan bahwa Posyandu kini tidak lagi hanya fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu bagi masyarakat.
“Strategi transformasi Posyandu kini mengarah pada pelayanan enam bidang SPM. Posyandu harus menjadi tempat masyarakat menyampaikan persoalan sekaligus mendapatkan solusi,” ungkapnya di hadapan para kader Posyandu.
Ia juga mengingatkan bahwa Hari Posyandu diperingati setiap tanggal 19 April sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para kader Posyandu tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Sejumlah peserta turut menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing, mulai dari masalah sampah, kebutuhan air bersih, hingga keterbatasan fasilitas Posyandu.
Salah satu kader dari wilayah Kandamen menyampaikan keluhan terkait masalah sampah dan akses air bersih. Menangapi hal itu, Ibu Nurwidayati menegaskan bahwa Posyandu harus mampu menjadi wadah aspirasi masyarakat.
“Itulah gunanya Posyandu hadir di tengah masyarakat. Ketua Posyandu harus menjadi penggerak sekaligus jembatan penghubung aspirasi warga,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nurwidayati juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengunjungi 17 distrik di Kabupaten Fakfak guna melihat langsung kondisi masyarakat dan Posyandu di lapangan.
“Laut sudah saya seberangi, gunung pun saya daki demi melihat langsung kebutuhan masyarakat,” ucapnya yang disambut tepuk tangan para peserta.
Ia meminta seluruh kader untuk aktif mencatat setiap permasalahan yang ditemukan di lingkungan masing-masing agar dapat dievaluasi bersama dan diserahkan kepada instansi terkait.
“Semua keluhan akan kami sampaikan kepada kepala dinas terkait supaya ada tindak lanjut yang nyata,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti masih banyaknya kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di rumah-rumah warga karena belum memiliki gedung sendiri. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Itulah mengapa ada keterlibatan PUPR dalam Posyandu. Pembangunan fasilitas Posyandu menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah distrik dan kepala kampung,” jelasnya.
Tak hanya membahas pelayanan masyarakat, Ketua TP PKK Fakfak juga memberikan motivasi kepada para perempuan dan kader Posyandu agar terus mandiri serta mampu mengembangkan potensi diri.
“Menjadi perempuan harus mandiri, mampu mengembangkan bakat, tetap semangat dan pantang mundur. Untuk kebaikan jangan pernah takut,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, para kader Posyandu berharap peningkatan kapasitas yang diberikan dapat mendorong pelayanan masyarakat yang lebih baik hingga tingkat kampung dan kelurahan di Kabupaten Fakfak.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak