
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Ketua PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat, Hj. Novia Utami Manaray, menekankan tiga fokus penting dalam penguatan peran BKMT saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II PD BKMT Kabupaten Fakfak. Minggu, 10 Mei 2026.
Tiga fokus tersebut meliputi pembaruan dakwah, penguatan kemandirian ekonomi umat, serta peningkatan peran sosial dan toleransi di tengah masyarakat.
Dalam Segalanya, Hj. Novia Utami menyampaikan bahwa BKMT harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman di era digital yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi. Menurutnya, organisasi keagamaan tidak cukup hanya menjalankan kegiatan rutin, tetapi juga harus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa BKMT bukan sekadar organisasi majelis taklim, melainkan lembaga pendidikan non-formal berbasis umat yang memiliki jaringan hingga tingkat distrik dan kampung.
“Perempuan muslim memiliki peran penting sebagai pilar keluarga dan madrasah pertama bagi generasi bangsa,” ujarnya.
Rakerda II PD BKMT Fakfak, selanjutnya menjadi momentum evaluasi agar keberadaan BKMT semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Beberapa isu yang menjadi perhatian di antaranya penanganan stunting, peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, serta perlindungan generasi muda dari dampak negatif dunia digital.
Dalam arah penguatan program ke depan, ia memaparkan tiga fokus utama BKMT. Pertama, pembaruan dakwah melalui metode yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan muda dan ibu rumah tangga, dengan pendekatan parenting Islami yang mudah dipahami dan aplikatif.
Kedua, pemberdayaan kemandirian ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal seperti pala dan hasil laut Fakfak melalui kelompok usaha bersama berbasis jamaah BKMT. Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga anggota.
Ketiga, penguatan peran sosial dan toleransi dengan menjunjung nilai kearifan lokal Satu Tungku Tiga Batu sebagai simbol kerukunan masyarakat Fakfak. BKMT diharapkan menjadi ruang yang seimbang, inklusif, dan mempererat persaudaraan lintas perbedaan.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengurus dan anggota BKMT atas dedikasi mereka dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, seluruh pengabdian tersebut merupakan amal baik yang bernilai ibadah.
Novia Utami berharap Rakerda II ini tidak hanya menghasilkan program kerja yang bersifat administratif, tetapi juga melahirkan program masyarakat yang nyata, sederhana, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh.
“Program kita harus bergeser dari kegiatan seremonial menuju kegiatan yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan umat,” tegasnya.
Rakerda II PD BKMT Kabupaten Fakfak tersebut kemudian resmi dibuka oleh Bupati Fakfak dan dilanjutkan dengan pembahasan program kerja dari masing-masing komisi.
Melalui kegiatan ini, BKMT Fakfak diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam pembangunan sosial keagamaan, pemberdayaan perempuan, serta penguatan nilai kebersamaan di Papua Barat.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
