Breaking News
Home / Fakfak News / Ekonomi / Meski Dana Transfer Menurun, Anggaran Pendidikan Fakfak 2026 Tembus 27 Persen

Meski Dana Transfer Menurun, Anggaran Pendidikan Fakfak 2026 Tembus 27 Persen

Kepala BPKAD Kabupaten Fakfak, Tajudin La Jahalia, S.IP.,M.Si., saat memaparkan pengelolaan keuangan daerah dalam Rapat Kerja Pendidikan (Rakerdik) Kabupaten Fakfak Tahun 2025 di Hotel Grand Papua Fakfak. Rabu, 17 Desember 2025.

 

Reporter: Sri Mariati

INFOFAKFAK.com,— Pemerintah Kabupaten Fakfak tetap menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan sektor pendidikan, meskipun menghadapi penurunan dana transfer yang cukup signifikan pada tahun anggaran 2025. Dalam perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, porsi anggaran pendidikan direncanakan mencapai sekitar 27 persen dari total belanja daerah, melampaui ketentuan nasional yang mewajibkan alokasi minimal 20 persen.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Fakfak, Tajudin La Jahalia, S.IP., M.Si., saat memaparkan materi pengelolaan keuangan daerah dalam Rapat Kerja Pendidikan (Rakerdik) Kabupaten Fakfak, yang digelar di Hotel Grand Fakfak, Rabu, 17 Desember 2025.

Menurut Tajudin, kebijakan penganggaran sektor pendidikan merupakan amanat konstitusi yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah, terlepas dari dinamika dan tantangan fiskal yang terjadi setiap tahunnya.

“Secara nasional, kebijakan penganggaran sektor pendidikan ditetapkan minimal 20 persen dari belanja daerah. Walaupun pada tahun 2025 terjadi penurunan dana transfer yang cukup signifikan, Kabupaten Fakfak masih mampu memenuhi ketentuan tersebut,” ujar Tajudin.

Lebih lanjut ia menegaskan, dalam perencanaan tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Fakfak bahkan meningkatkan porsi anggaran pendidikan hingga sekitar 27 persen. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah daerah terhadap pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, peningkatan alokasi anggaran pendidikan tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang untuk menjamin keberlanjutan layanan pendidikan, peningkatan mutu pembelajaran, serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.

“Anggaran pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Fakfak yang unggul, cerdas, dan berdaya saing,” tambahnya.

Dalam forum Rakerdik tersebut, Tajudin juga menekankan pentingnya sinergi antara perencanaan program pendidikan dan kemampuan fiskal daerah, sehingga setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Rapat Kerja Pendidikan Kabupaten Fakfak Tahun 2025 menjadi wadah konsolidasi lintas pemangku kepentingan untuk menyelaraskan kebijakan, program, dan penganggaran pendidikan, guna mewujudkan Fakfak yang maju dan berdaya saing melalui penguatan sektor pendidikan.***

About Amrin Bro

Check Also

Bunda PAUD Fakfak Dorong Penuntasan Wajib Belajar 13 Tahun, Fokus Tangani Anak Tidak Sekolah

  Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, – Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menghadiri ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *