
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.com, — Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara perpisahan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Tahun 2025 di Distrik Teluk Patipi, Kabupaten Fakfak. Dalam kesempatan itu, Ketua TP-PKK Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi para mahasiswa selama menjalankan pengabdian di masyarakat.
Dalam sambutannya, Ibu Nurwidayati terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir tepat waktu sesuai rencana awal. Ia menegaskan bahwa ketidakhadirannya bukan karena lupa atau mengabaikan agenda, melainkan karena padatnya tugas yang tidak bisa ditinggalkan.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bukan tidak menepati janji atau lupa, tetapi karena agenda yang sangat padat. Namun saya bangga sekali karena adik-adik telah membawa ilmu yang sangat bermanfaat untuk mama-mama Papua,” ujar Ibu Nurwidayati.
Ibu Nurwidayati menyampaikan kebanggaannya terhadap keberhasilan mahasiswa KKN dalam memberikan pelatihan pembuatan tempe kepada mama-mama di Teluk Patipi. Berkat pendampingan tersebut, warga kini dapat memproduksi tempe secara mandiri dan mulai menjajaki peluang usaha berbasis pangan lokal.
Sebagai Ketua TP-PKK sekaligus istri Bupati Fakfak, ia menegaskan komitmen organisasi untuk mendukung pengembangan usaha tempe menjadi sektor ekonomi baru bagi perempuan pelaku UMKM di wilayah tersebut.
“Saya bersama Pengurus PKK akan belajar dan mendukung penuh agar usaha tempe ini bisa menjadi sumber ekonomi baru untuk mama-mama UMKM di Teluk Patipi,” katanya.
Pelatihan pembuatan tempe ini menjadi salah satu program KKN yang dinilai paling berdampak, karena membuka peluang kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan berbasis komunitas. Dengan dukungan PKK, program ini diharapkan dapat diperluas ke kampung-kampung lain di Kabupaten Fakfak.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
