
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM–Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-125 Tahun Anggaran 2025 resmi bergulir di Kampung Warisa Mulya, Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 1803/Fakfak ini berada di bawah komando Korem 182/JO, Kodam XVIII/Kasuari. Kamis, 24 Juli 2025.
TMMD kali ini mengusung semangat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan desa serta peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya di wilayah terpencil dan tertinggal.
Sejumlah sasaran fisik mulai dikerjakan pada hari pertama pelaksanaan, dengan progres awal sebagai berikut:
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit: 1%
Pembuatan sumur bor sebanyak 5 unit: 0%
Rehabilitasi masjid: 0%
Rehabilitasi gereja: 0%
Pengecoran jalan kampung sepanjang 200 meter: 1%
Berbagai alat dan perlengkapan kerja telah disiapkan, seperti mesin bor, somil, cangkul, skop, gerinda, palu, hingga angkong dan alat tukang lainnya.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Ke-125 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan non-fisik yang sedang dalam tahap persiapan. Kegiatan tersebut meliputi:
Penyuluhan kesehatan dan penanganan stunting
Penyuluhan pertanian
Wawasan kebangsaan dan bela negara
Penyuluhan hukum dan kamtibmas
Sosialisasi lingkungan hidup dan kehutanan
Pemberdayaan masyarakat
Pemutaran film perjuangan
Pelaksanaan TMMD kali ini turut mendukung program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), antara lain:
Ketahanan pangan (0%)
Penanaman 500 batang pohon (0%)
Penanganan stunting sebanyak 100 paket bantuan (0%)
Sebanyak 120 personel TNI, 15 personel Polri, 15 personel dari Pemda, serta 30 warga masyarakat setempat turut ambil bagian dalam program ini. Cuaca cerah yang berlangsung sepanjang hari turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Hingga hari pertama pelaksanaan, situasi di lokasi TMMD terpantau aman dan kondusif. Tidak ada gangguan keamanan yang menonjol selama kegiatan berlangsung.
TMMD Ke-125 menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membangun daerah tertinggal, terpencil, dan terluar (3T). Program ini juga memperkuat ketahanan nasional yang dimulai dari desa sebagai ujung tombak pembangunan bangsa.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
