Breaking News
Home / Fakfak News / Panitia Matangkan Kesiapan dan Sosialisasi Jelang Puncak 666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua di Fakfak, Targetkan 15.000 Warga

Panitia Matangkan Kesiapan dan Sosialisasi Jelang Puncak 666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua di Fakfak, Targetkan 15.000 Warga

Ketua Panitia Peringatan 666 Islam Masuk di Tanah Papua, DR. H. Wahidin Puarada.

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Peringatan Ke-666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua yang akan digelar pada 8 Agustus 2026 di Kabupaten Fakfak, panitia terus mematangkan berbagai persiapan sekaligus memperkuat sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), KH Ma’ruf Amin, Fakfak tersebut menargetkan kehadiran sedikitnya 10.000 hingga 15.000 warga pada hari pelaksanaan.

Ketua Panitia Peringatan Ke-666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua, DR. H. Wahidin Puarada, mengatakan bahwa saat ini panitia tidak hanya fokus pada kesiapan teknis kegiatan, tetapi juga memperluas jangkauan sosialisasi ke berbagai wilayah di Kabupaten Fakfak.

“Target kami pada hari H nanti minimal 10.000 sampai 15.000 orang hadir di kawasan RTH dan sekitarnya. Karena itu panitia terus pematangkan kesiapan sekaligus memperkuat sosialisasi agar masyarakat mengetahui dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Wahidin

Menurut Wahidin, salah satu langkah yang dilakukan panitia adalah melalui kegiatan lomba-lomba dan aktivitas kemasyarakatan sebagai sarana sosialisasi. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang kebersamaan sekaligus media informasi yang menjangkau hingga tingkat kampung dan lingkungan masyarakat.

“Ketika ada kegiatan lomba, masyarakat biasanya akan bertanya ini dalam rangka apa. Dari situ informasi mengenai peringatan 8 Agustus 2026 akan semakin luas diketahui dan dipahami,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan peringatan dijadwalkan berlangsung sejak Juli 2026 hingga puncaknya pada 8 Agustus 2026 di RTH Fakfak. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis serta mampu menampung ribuan masyarakat dari berbagai distrik di Kabupaten Fakfak.

Di tengah persiapan tersebut, dukungan masyarakat mulai terlihat melalui berbagai kegiatan sosial. Salah satunya ditampilkan oleh warga Jamaah Masjid Al Mahdi Kebun Kelapa Fakfak.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keimanan, warga kerja melaksanakan bakti dan gotong royong massal. Kegiatan ini fokus pada pembersihan lingkungan sekitar masjid serta area Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang akan menjadi pusat pelaksanaan kegiatan puncak.

Kegiatan tersebut mencerminkan nilai kehidupan masyarakat Fakfak yang menjunjung tinggi kebersamaan, saling membantu, serta menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Semangat ini juga sejalan dengan kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan hidup dalam keberagaman.

Ketua Panitia, DR. H. Wahidin Puarada, menambahkan bahwa salah satu harapan besar dari pelaksanaan kegiatan ini adalah menjadikan 8 Agustus 2026 sebagai “semesta pembicaraan” masyarakat Fakfak. Artinya, seluruh masyarakat di Kabupaten Fakfak diharapkan melihat dan ikut merasakan momentum sejarah tersebut tanpa melihat latar belakang agama, suku, maupun golongan.

“Kami ingin seluruh masyarakat Fakfak mengetahui bahwa pada tanggal 8 Agustus 2026 akan terjadi peristiwa bersejarah yang menjadi kebanggaan bersama. Ini bukan sekedar kegiatan seremonial, tapi juga momentum kebersamaan dan persaudaraan,” tegasnya.

Panitia optimistis, dengan kesiapan yang terus dimaangkan serta dukungan masyarakat yang semakin kuat dari berbagai kalangan, rangkaian kegiatan hingga puncak peringatan pada 8 Agustus 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain mempererat persaudaraan, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat citra Fakfak sebagai daerah yang damai, religius, dan menjunjung tinggi nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari, yang dikenal dengan “Satu Tungku Tiga Batu”.***

About Amrin Bro

Check Also

Pangdam Kasuari Kagumi Potensi Wisata Kokas, Dorong Peningkatan SDM Generasi Muda Fakfak

  Pewarta: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Potensi wisata Distrik Kokas mendapat perhatian khusus dari Panglima ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *