Home / Headline / Orang Tua Siswa Keluhkan Seleksi Afirmasi di Fakfak: Minta Transparansi Kuota dan Pengumuman Hasil

Orang Tua Siswa Keluhkan Seleksi Afirmasi di Fakfak: Minta Transparansi Kuota dan Pengumuman Hasil

Keluhkan proses seleksi Afirmatif, orang tua siswa meminta transparansii kuota dan pengumuman hasil. (Foto: Ayu)

 

Wartawan: Sri Mariati

INFOFAKFAK.COM– Proses penerimaan siswa melalui jalur afirmasi di Kabupaten Fakfak menuai keluhan dari sejumlah orang tua. Salah satunya disampaikan oleh Imelda Bahamba, orang tua dari Fander Luis Bahamba, siswa yang mengikuti tes afirmasi di SMK Yapis Fakfak.

Imelda mengungkapkan kekecewaannya atas sistem pendaftaran dan pengumuman hasil seleksi yang dinilai tidak transparan. Menurutnya, proses pemberkasan yang harus dikumpulkan melalui dinas justru menimbulkan kebingungan dan ketidakpuasan di kalangan orang tua.

“Kami tidak puas karena kemarin pemberkasannya harus lewat dinas, kuota untuk Kabupaten Fakfak itu 120, sedangkan provinsi menyediakan 4, jadi total untuk kuota Kabupaten Fakfak 124 orang. Tapi yang lolos di setiap sekolah malah sangat minim, bahkan ada yang hanya satu persen,” keluh Imelda. Senin, 30 Juni 2025.

Ia mencontohkan, di SMA Negeri 1 Fakfak, dari 23 kuota afirmasi yang tersedia, hanya 3 siswa yang dinyatakan lolos. Hal serupa juga terjadi di SMK Yapis, dari 11 kuota yang diberikan, hanya 2 siswa yang diterima. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar ke mana sisa kuota tersebut dialokasikan.

Imelda juga menyoroti sistem seleksi yang menurutnya lebih baik dilakukan langsung oleh masing-masing sekolah tanpa melalui dinas. “Kalau pendaftaran seperti ini, lebih baik sejak awal anak-anak diberikan link masing-masing, tes di sekolah yang mereka pilih, dan hasilnya disampaikan langsung ke siswa. Tidak perlu lagi melalui dinas,” ujarnya.

Sebagai orang tua, Imelda mengaku tidak mempermasalahkan jika anaknya tidak lolos seleksi. Namun ia menekankan pentingnya memperjuangkan hak-hak keluarga yang kurang mampu yang seharusnya menjadi prioritas dalam penegasan program.

“Saya ini PNS, jadi kalau anak saya tidak lolos ya saya terima. Tapi bagaimana dengan orang tua yang hanya petani? Kalau kami tidak bersuara, siapa lagi yang akan membela mereka?” tegasnya.

Ia berharap ke depan proses afirmasi penerimaan dapat dilakukan dengan lebih transparan dan terbuka kepada masyarakat. “Tolong ke depan harus lebih transparan. Kalau seperti ini terus setiap tahun, orang tua pasti kecewa,” tutup Imelda. ***

About Amrin Bro

Check Also

Sinergi Babinsa–KSOP Fakfak Perkuat Stabilitas Pesisir Karas

  Pewarta: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Upaya memperkuat stabilitas dan keamanan wilayah pesisir terus dilakukan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *