
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM,– Proses seleksi afirmasi bagi siswa Papua tahun ini menuai sorotan. Sejumlah orang tua mengeluhkan kurangnya transparansi dalam pengumuman hasil seleksi, terutama dari mereka yang anaknya dinyatakan tidak lulus.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Muhammad Tahir Patiran,S.Sos.,M.M., menegaskan bahwa proses seleksi afirmasi sebenarnya telah dilakukan secara transparan. Namun, ia mengakui bahwa permasalahan muncul pada tahap pengumuman hasil kelulusan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
“Memang yang membuat sedikit gaduh adalah pengumuman hasilnya. Biasanya ada SK kelulusan lengkap dengan lampiran nama-nama siswa yang lulus, sekarang itu tidak ada,” jelasnya saat ditemui di ruang kerja pada senin, 30 Juni 2025.
Menurutnya, Kementerian Pendidikan kini menerapkan sistem baru di mana siswa harus mengecek hasil kelulusan secara mandiri melalui akun pribadi di website yang disediakan. Sistem ini, lanjutnya, justru menimbulkan persepsi negatif di kalangan masyarakat.
“Kami di daerah bahkan diblokir aksesnya. Kami sempat berdebat dengan pihak Kementerian pada malam tanggal 25 Juni. Kami sampaikan, cara seperti ini tidak cocok diterapkan di Papua. Jika siswa mengecek sendiri dan ternyata lulus, orang bisa menuduh dinas bermain-main, dan itu yang kami hindari,” tegasnya.
Hingga saat ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak belum dapat mengumumkan secara resmi daftar siswa yang lulus seleksi afirmasi tersebut.
“InsyaAllah, kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi. Rencananya hari Rabu kami bersama-sama akan bertemu dengan Kementerian untuk membahas masalah ini. Kami menunggu SK resmi sebagai dasar pengumuman agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” pungkasnya. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak