
Reporter: Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM_ KPU Fakfak, Papua Barat, melalui surat keputusan KPU Fakfak nomor 1720/2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak tahun 2024, menetapkan bakal pasangan calon Bupati Fakfak, Untung Tamsil dan bakal calon Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom dengan jargon UTAYOH, serta bakal pasangan calon Bupati Fakfak, Samaun Dahlan dan bakal calon Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik dengan jargon SANTUN, sebagai pasangan calon pada Pilkada 2024.
Ketua KPU Fakfak, Hendra JC Talla, S.H. mengatakan, “Dengan telah dikeluarkannya surat keputusan KPU Fakfak nomor 1720 tahun 2024 tersebut, maka bakal pasangan calon berubah menjadi pasangan calon pada Pilkada 2024,” ujar Hendra.
Selanjutnya, Hendra menyerahkan salinan surat keputusan KPU Fakfak nomor 1720 tahun 2024 tersebut, kepada petugas penghubung atau LO dari masing-masing pasangan calon, kepada Bawaslu serta kepada aparat keamanan.
Usai menyerahkan salinan SK KPU Fakfak nomor 1720 tahun 2024, KPU, Bawaslu serta aparat keamanan dan pihak terkait, menggelar rapat koordinasi yang membahas masalah keamanan tahapan pengundian nomor urut pasangan calon yang akan digelar Senin, 24 September 2024 pukul 10.00 WIT.
Untuk memantapkan pengamanan tahapan pencabutan nomor urut pasangan calon besok, rakor dilanjutkan dengan menggelar gladi bersih pengamanan yang dilaksanakan di halaman Kantor KPU dan sekitarnya.
Untuk mengamankan jalannya tahapan Pilkada 2024 ini, pihak keamanan mengerahkan 110 personil yang ditempatkan dalam 3 ring.
Kini, setelah kedua pasangan calon telah resmi menjadi kandidat bupati dan wakil bupati Fakfak pada Pilkada 2024 ini, maka diyakini kedua pasangan tersebut akan mengerahkan segala kekuatan dan potensinya untuk meraih suara terbanyak pada Pilkada 2024 ini.
Hal ini tak mengherankan, sebab pasangan UTAYOH jilid 2 ini, pada Pilkada 2020 lalu berhadapan dengan Samaun Dahlan dengan kemenangan tipis yakni selisih 825 suara.
Lalu, pada Pilkada 2024 ini, apakah UTAYOH mampu mempertahankan kemenangannya atau justru suaranya tergerus dan harus mengakui kemenangan Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik dengan jargon SANTUN-nya?
Ibarat pertandingan tinju, maka Pilkada 2024 ini merupakan laga ulang dua “teman lama”. Mereka sudah saling cukup mengenal jurus-jurus lawan. Bahkan memiliki pengalaman tanding tambahan di Mahkamah Konstitusi. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak

