Home / Headline / Puting Beliung di Kampung Kotam Disebabkan Awan CB

Puting Beliung di Kampung Kotam Disebabkan Awan CB

Citra satelit fase demi fase terbentuknya awan CB di daerah pesisir Kampung Kotam, Distrik Fakfak Timur Tengah, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. (Foto BMKG Torea)

 

Reporter: Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM_ Sabtu pagi, 7 Desember 2024, sekira pukul 05 30 WIT, warga Kampung Kotam, Distrik Fakfak Timur Tengah, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dikejutkan oleh terjangan puting beliung. Karuan saja, warga kaget, panik dan berhamburan keluar rumah di pagi hari tersebut.

Akibat terjangan puting beliung yang menimbulkan suara bergemuruh di daerah pesisir tersebut, dilaporkan atap tiga rumah terangkat dan mengakibatkan rumah-rumah tersebut porak poranda. Untungnya tidak dilaporkan adanya korban jiwa dari fenomena alam tersebut.

Lalu, apakah sebenarnya yang mengakibatkan terjadinya puting beliung tersebut?

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Torea dalam penjelasannya kepada infofakfak.com menyampaikan, penyebab terjadinya puting beliung tersebut adalah terbentuknya awan CB atau awan cumulonimbus.

Lebih detail dijelaskan, berdasarkan analisis citra satelit pada 6 Januari 2024, mulai pukul 20.40 UTC (Coordinated Universal Time) hingga 22 UTC, terpantau fase pembentukan awan CB tepat di daerah laut Kampung Kotam, Distrik Fakfak Timur Tengah, Kabupaten Fakfak.

Berdasar data meteorologi tersebut dapat disimpulkan bahwa, telah terjadi kejadian puting beliung di pesisir Kampung Kotam, Distrik Fakfak Timur Tengah, Kabupaten Fakfak  yang diakibatkan adanya pembentukan awan cumulonimbus atau CB di daerah tersebut. Fenomena pembentukan awan CB terbentuk karena adanya pemanasan yang terpusat hingga menyebabkan pusat tekanan udara rendah. Dimana pusat tekanan udara rendah tersebut, mendorong pergerakan angin/massa udara berkumpul di daerah tersebut.

Demikian penjelasan BMKG Stasiun Meteorologi Torea, yang dilaporkan oleh Muhammad Zakky Faza, S.Tr. dan diketahui
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Torea, Ricky Roger Holle, SP.

Atas musibah tersebut, Bupati Fakfak Untung Tamsil mendatangi lokasi musibah dan menyerahkan bantuan bahan makanan kepada warga yang terdampak terjangan puting beliung tersebut.

“Kami berharap, dengan terjadinya musibah seperti ini, sudah saatnya perlu ada antisipasi juga mitigasi dari masyarakat, sehingga bisa mengantisipasi terjadinya musibah seperti ini lagi. Selanjutnya kami akan memerintahkan dinas terkait untuk segera memperbaiki rumah-rumah warga yang terkena musibah tersebut,” jelas Bupati.

Untuk diketahui, puting berliung merupakan dampak ikutan awan cumulonimbus (Cb) yang biasa tumbuh selama periode musim hujan, tetapi tidak semua pertumbuhan awan CB akan menimbulkan angin puting beliung. Kehadirannya belum dapat diprediksi. Terjadi secara tiba-tiba aNtara 5-10 menit, pada area skala sangat lokal. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

KPU Fakfak Sosialisasikan PKPU Nomor 8 Tahun 2024 Tentang Pencalonan Kepala Daerah

    Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM_ KPU Fakfak, Papua Barat,  menyelenggarakan sosialisasi PKPU nomor 8 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *