
Reporter : Jojie Muskita Matitaputty
Editor : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM_ Menganyam tikar negeri, sebagai khazanah atau kekayaan budaya lokal yang dirasa hampir sulit ditemui, khususnya yang dilakukan oleh generasi muda, mulai dicoba untuk dibangkitkan kembali.
Untuk melestarikan budaya lokal tersebut, Kepala Distrik Kramomongga, Darson Hegemur, dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-77, menyelenggarakan lomba menganyam tikar negeri bagi anak-anak sekolah dasar di Distrik Kramomongga, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
“Lomba menganyam tikar negeri ini sebenarnya lomba yang kami paksakan, mengingat kerajinan menganyam tikar ini sudah hampir tidak dilestarikan,” ujar Darson, usai upacara detik-detik proklamasi pada 17 Agustus 2022 lalu.
Melestarikan budaya menganyam tikar negeri perlu diperkenalkan sejak dini, mengingat menganyam tikar selama ini lebih banyak dilakukan oleh orang dewasa, lantaran kerajinan ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi.
“Dan sudah kami buktikan, sebelum lomba ini, anak-anak SD ini sudah berlatih dan ternyata mereka mampu. Artinya, ini hanya soal kemauan untuk belajar,” ujar Darson.
Anggota DPRD Kabupaten Fakfak, Usman Rengen, yang turut hadir dalam Upacara Peringatan HUT RI ke–77 di Distrik Kramomongga mengatakan, “Perlu mendorong generasi muda khsusunya dari usia SD bisa menganyam tikar negeri. Lomba Ini juga merupakan salah satu upaya meregenerasi ketrampilan menganyam tikar negeri. Jangan lagi terjadi seperti bahasa lokal yang lambat laun hilang di kalangan generasi muda negeri ini.” ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak