Home / Headline / Car Free Day, Upaya Menyatukan Hati

Car Free Day, Upaya Menyatukan Hati

Foto bersama usai Car Free Day
Foto bersama usai Car Free Day

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Car Free Day atau hari tanpa kendaraan yang diterapkan di Jalan Dr. Salasa Namudat, tepatnya di sekitar Taman Satu Tungku Tiga Batu, Fakfak, Papua Barat, pada Sabtu (15/2), menyedot perhatian massa. Perlahan, ratusan orang mulai berkumpul sejak pukul 06:00 WIT untuk mengikuti berbagai kegiatan, yang diinisiasi oleh Kodim 1803/Fakfak itu.

“Kami didukung oleh pemerintah daerah, pimpinan-pimpinan BUMN, BUMD, organisasi masyarakat serta masyarakat umum, sengaja menyelenggarakan kegiatan ini, sebagai upaya untuk menyatukan hati, berkreasi dan berkegiatan bersama, agar Fakfak selalu dalam nuansa damai,” urai Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, A.Md.

Dibuka dengan senam massal nan menghentak, memancing orang untuk turut bergerak. Kegiatan selanjutnya, berbagai “olahraga mini’ dipertandingkan. Cabang olahraga yang dimainkan kali ini antara lain, bulu tangkis, tenis meja, futsal dan bola volly.

Dicabang bulu tangkis, pertandingan “hidup mati” mempertemukan dua calon bupati yang akan berlaga di Pilkada 2020, yakni pasangan Dandim Fakfak dengan Ir. H. Rahim Fatamasya, M.Si., melawan duet Sekda Fakfak, H. Ali Baham Temongmere dan Samaun Dahlan. M.A.P.

Pada cabang tenis meja, petenis putri Sri “Ayu” Maryati, wartawawati infofakfak.com, ternyata mampu melibas petenis-petenis meja putra, hingga membawa Ayu ke peringkat pertama. Ayu harus melawan petenis meja putra, lantaran tidak ada petenis meja putri yang tampil. Alhasil, petenis meja meja putra yang dikalahkan Ayu, didapuk sebagai juara 1 kelompok pria, untuk menyesuaikan dengan hadiah yang tersedia.

 

Wartawati Infofakfak.com Sri "Ayu" Maryati berhasil merebut posisi teratas dalam lomba tenis meja
Wartawati Infofakfak.com Sri “Ayu” Maryati berhasil merebut posisi teratas dalam lomba tenis meja

Seluruh cabang olahraga berjalan normal, kecuali bola volly. Saat big match memperebutkan posisi 1 dan 2, terpaksa adu “kaplok” bola ini dipersingkat. Dua tim yang telah siap berlaga terpisah oleh jaring, diminta adu “sut” jari. Keputusan ini dibuat Dandim Fakfak, karena waktu menunjukkan pukul 09.30 WIT. Artinya, sudah cukup siang.

“Ini kan pertandingan untuk kegembiraan, toh hadiahnya sama. Jadi biar cepat, karena waktu sudah siang, ya adu sut saja,” ujar Dandim sambil tertawa.

 

Samaun Dahlan, Kepala PUPR Kabupaten Fakfak, meyerahkan hadiah kejuaraan bulutangkis
Samaun Dahlan, Kepala PUPR Kabupaten Fakfak, meyerahkan hadiah kejuaraan bulutangkis

Dandim berharap, kegiatan seperti ini, sering diadakan di Fakfak, agar rasa kekeluargaan terjalin semakin erat. Apalagi, pimpinan daerah seperti Sekretaris Daerah Fakfak, Drs. H. Ali Baham Temongmere, M.T.P., beberapa pimpinan OPD, BUMN, BUMD dan organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum, bisa berkumpul bersama.

Reporter: Wahyu Hidayat

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Samaun Dahlan Dukung Wacana “Lelang Jabatan” Ketua Takmir Masjid Agung Baitul Makmur

  Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Ketua takmir Masjid Agung Baitul Makmur Fakfak, Papua ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *