
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, — Kepolisian Resor (Polres) Fakfak melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung dunia pendidikan dengan menghadirkan Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau sekolah paket gratis bagi anak-anak yang putus sekolah di Kabupaten Fakfak.
Program ini bertujuan memberikan kesempatan kedua bagi anak-anak yang terhenti pendidikannya agar dapat kembali mengenyam pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi, sekaligus menyiapkan masa depan yang lebih baik.
Kasat Binmas Polres Fakfak, AKP Umar Atmajaya, SH, menjelaskan bahwa pendidikan menjadi syarat penting dalam dunia kerja saat ini.
“Hampir semua persyaratan kerja mensyaratkan ijazah minimal SMA. Bahkan untuk bekerja di toko maupun menjadi kepala kampung juga harus memiliki ijazah SMA. Jika anak-anak yang putus sekolah ini dibiarkan, mereka akan kehilangan masa depan,” ujar AKP Umar Atmajaya saat diwawancarai, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurutnya, kehadiran PKBM ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menekan angka putus sekolah serta membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat.
AKP Umar menegaskan bahwa sekolah paket yang dibina Sat Binmas Polres Fakfak ini sepenuhnya gratis dan tidak memungut biaya apa pun dari peserta didik.
“Tidak ada biaya, tidak dibebankan serupiah pun. Siswa hanya datang untuk belajar. Tidak ada sistem datang langsung ujian atau meminta ijazah. Semua harus mengikuti proses pembelajaran,” tegasnya.
Proses belajar mengajar dilaksanakan setiap hari Sabtu sore dan berlokasi di SMP Yapis Fakfak. Program ini juga telah terakreditasi C, sebagai bentuk pengakuan dan legalitas resmi dari pemerintah.
Sekolah paket di bawah binaan Sat Binmas Polres Fakfak ini telah berjalan sejak tahun 2015, berawal dari kebijakan dan arahan pimpinan Polri agar setiap Polres turut mendukung penyelenggaraan pendidikan nonformal.
“Kami berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan. Alhamdulillah, pemerintah daerah sangat mendukung sehingga sekolah paket ini dapat berjalan hingga sekarang,” jelas AKP Umar.
Hingga saat ini, PKBM tersebut telah meluluskan dua gelombang dan saat ini tengah memasuki gelombang ketiga.
Dalam upaya menjangkau anak-anak di wilayah terpencil, Polres Fakfak juga menjalin kerja sama dengan Indonesia Mengajar, khususnya di Distrik Kokas.
“Bagi anak-anak yang kesulitan datang ke kota karena jarak dan biaya, pengajar dari Indonesia Mengajar turun langsung ke kampung. Selanjutnya, data mereka kami proses agar dapat mengikuti ujian secara resmi,” tambahnya.
Ke depan, sekolah paket ini tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga direncanakan berkembang ke bidang keterampilan, seperti olahraga dan kuliner, guna mencetak lulusan yang lebih siap menghadapi dunia kerja.
AKP Umar berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program ini terus berjalan dan berkembang demi masa depan generasi muda Fakfak.
“Semua ini untuk anak-anak kita dan saudara-saudara kita, agar mereka tidak tertinggal serta memiliki harapan hidup yang lebih baik,” pungkasnya.
Program pendidikan ini berada di bawah binaan Satuan Binmas Polres Fakfak, bekerja sama dengan Yayasan Kasih Rumbai Koteka sebagai mitra pendukung kegiatan belajar masyarakat.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak