
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.com, — Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Muhammad Tahir Patiran, S.Sos., MM, hadir secara langsung dalam pembukaan Training of Trainer (ToT) Pengajar Al-Qur’an Bahasa Isyarat 2025 di Hotel Fakfak, Rabu, 19 November 2025. Kehadiran itu menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya memperkuat pendidikan inklusif di Fakfak.
Kegiatan ToT ini diinisiasi oleh SLB Negeri Terpadu Fakfak dan Baznas Kabupaten Fakfak, dengan 30 peserta dari berbagai lembaga latar: rumah-Qur’an, TPQ, KB/PAUD, SD, SMP, SMA, SLBN, hingga orang tua siswa.
Dalam berbagai hal, Patiran menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pembangunan pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK). “Pendidikan agama untuk anak tunarungu dan tunawicara harus diberikan dengan metode yang tepat ini bukan sekedar pesan moral, tetapi hak mereka,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan lahan seluas dua hektare senilai kurang lebih Rp 800 juta untuk pembangunan pusat pendidikan ABK di Fakfak. Patiran menyampaikan harapan agar pelatihan tidak hanya berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan berkelanjutan dan memberi dampak nyata pada lembaga masing-masing peserta.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SLB Negeri Terpadu Fakfak sekaligus Ketua Panitia, Hj. Siti Nur Wasis, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyatakan bahwa pelatihan ini menegaskan komitmen sekolah dalam mewujudkan layanan pendidikan agama yang adil dan merata.
Ketua Baznas Fakfak, Hardi Lamontja, S.Ag., M.Pd., juga hadir dan menyampaikan bahwa program ini adalah bukti nyata komitmen Baznas dalam memperkuat layanan keagamaan bagi penyandang disabilitas rungu dan wicara.
Di samping itu, narasumber seperti Mustaqim, Lc., M.Ag dan Kepala SLB hadir untuk membekali peserta dengan metode “Deep Learning yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.”
Hj. Siti Nur berharap bahwa para peserta selanjutnya menjadi agen pengimbasan di lembaga masing-masing, sehingga pembelajaran Al-Qur’an bahasa isyarat dapat menjangkau lebih banyak anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Fakfak.
Dengan pelatihan ini, SLB Terpadu Fakfak dan Baznas menegaskan keterlibatan mereka tidak hanya dalam pendidikan formal, tetapi juga dalam pemberdayaan spiritual dan inklusi sosial melalui pendidikan agama yang ramah disabilitas.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak