
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, – Pemerintah Kabupaten Fakfak terus memantapkan persiapan menjelang perayaan akbarapkan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua yang akan dipusatkan di Kabupaten Fakfak pada 19 hingga 24 Mei 2026. Menyambut momentum bersejarah tersebut, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung melakukan kerja bakti massal, pengaturan lingkungan, hingga pembenahan sejumlah titik strategis di wilayah kota dan lokasi kegiatan rohani.
Langkah itu dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan perayaan iman yang diperkirakan akan dihadiri ribuan umat Katolik, tokoh gereja, peziarah, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Papua maupun luar Papua.
Pantauan Infofakfak.com, terlihat aktivitas pembersihan dan penataan mulai dilakukan di sejumlah ruas jalan utama, kawasan pelabuhan, lokasi napak tilas sejarah misi Katolik, area pelaksanaan misa akbar, hingga titik-titik yang akan menjadi pusat kegiatan adat dan keagamaan. Aparatur sipil negara bersama masyarakat tampak bergotong royong membersihkan lingkungan, memangkas rumput, mengecat fasilitas umum, serta mempercantik kawasan kota.
Bupati Fakfak menegaskan bahwa kesiapan daerah tidak hanya mencakup suksesnya pelaksanaan acara keagamaan, tetapi juga mencakup citra Fakfak sebagai daerah bersejarah yang dikenal memiliki nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang kuat di Tanah Papua.
“Momentum ini adalah kehormatan besar bagi masyarakat Fakfak. Karena itu seluruh jajaran pemerintah diminta bekerja maksimal agar tamu dan peziarah yang datang merasa nyaman, aman, dan mendapatkan kesan baik selama berada di Fakfak,” ujar Bupati
Sebagai daerah pertama masuknya misi Katolik di Tanah Papua, Fakfak memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan penyebaran agama Katolik di wilayah timur Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan suasana kota yang bersih, tertata, dan representatif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Puncak peringatan 132 Tahun Misi Katolik diadakan di Pulau Bonyom dan sejumlah situs bersejarah lainnya yang menjadi jejak awal pelayanan misionaris di Papua. Rangkaian kegiatan selanjutnya akan diisi dengan doa bersama, prosesi adat, pengantaran Patung Bunda Maria, napak tilas rohani, hingga misa syukur akbar bersama umat Katolik dari berbagai daerah.
Tidak hanya fokus pada kebersihan kota, pemerintah daerah juga mulai melakukan koordinasi terkait pengamanan, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga kesiapan transportasi dan penginapan bagi para tamu dan peziarah yang datang ke Fakfak.
Semangat gotong royong yang diperlihatkan OPD bersama masyarakat dinilai menjadi cerminan kuat budaya persaudaraan masyarakat Fakfak yang selama ini hidup harmonis dalam keberagaman. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan demi menyukseskan agenda keagamaan berskala besar tersebut.
Selain menjadi momentum keagamaan, perayaan ini juga diyakini membawa dampak positif bagi promosi daerah, khususnya sektor wisata sejarah dan wisata religi di Kabupaten Fakfak. Pemerintah berharap momentum ini dapat memperkenalkan Fakfak lebih luas sebagai daerah yang kaya akan sejarah, budaya, serta memiliki semangat toleransi yang kuat di Tanah Papua.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak