Breaking News
Home / Headline / Ketua TP PKK Fakfak Tinjau SLB Negeri Terpadu: Fasilitas Terbatas, Pembangunan Sekolah Baru Diharapkan Segera Terwujud

Ketua TP PKK Fakfak Tinjau SLB Negeri Terpadu: Fasilitas Terbatas, Pembangunan Sekolah Baru Diharapkan Segera Terwujud

Ketua TP PKK Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, saat meninjau langsung lokasi yang direncanakan pembangunan gedung baru SLB. Kamis, 27 November 2025. (Foto: Ayu)

 

Reporter: Sri Mariati

INFOFAKFAK.com — Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, melakukan peninjauan langsung ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Terpadu yang baru beroperasi sekitar lima bulan. Kunjungan tersebut dilakukan pada Kamis, 27 November 2025, dan turut didampingi Sekretaris Disdikpora serta anggota Komisi I DPRK Fakfak. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan anak-anak berkebutuhan khusus memperoleh hak pendidikan yang layak.

SLB Negeri Terpadu saat ini menampung 35 siswa, dengan 24 siswa aktif dari jenjang TK hingga SMP. Mereka terdiri dari berbagai kategori kebutuhan khusus, seperti tunarungu, tunawicara, dan lainnya. Meski demikian, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di bangunan bekas rumah warga yang dinilai jauh dari standar kelayakan.

“Tempatnya masih sangat sempit dan belum maksimal. Saya berharap pembangunan sekolah baru bisa segera terealisasi agar anak-anak kita belajar di tempat yang lebih layak dan nyaman,” ujar Ibu Nurwidayati dengan nada haru saat melihat kondisi fasilitas yang terbatas.

Dari dialog bersama pihak sekolah dan Dinas Pendidikan, terungkap bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan gedung SLB Negeri Terpadu. Lahan pun sebenarnya sudah tersedia, namun proses penyelesaian penyediaan lahan di tingkat kabupaten masih terkendala kekurangan anggaran.

“Semoga pencerahan lahannya bisa diselesaikan pada tahun 2026 sehingga pembangunan sekolah luar biasa ini dapat segera dimulai,” harapnya.

Setelah berdiskusi, rombongan meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan gedung baru SLB tersebut. Di sekolah sementara yang kini digunakan, Ibu Nurwidayati juga menyaksikan kondisi alat pembelajaran yang masih sangat terbatas. Banyak media ajar dibuat secara mandiri oleh para guru sebagai bentuk kreativitas untuk mengatasi minimnya fasilitas.

“Guru-gurunya sangat kreatif, tetapi mereka tetap membutuhkan alat peraga yang lengkap. Saya berharap Dinas Pendidikan dapat membantu menyediakan media pembelajaran yang layak,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, Ketua PKK Fakfak berkomitmen memberikan bantuan alat permainan edukatif guna menunjang proses belajar anak-anak berkebutuhan khusus.

Kunjungan ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara PKK, pemerintah daerah, Disdikpora, dan Komisi I DPRK Fakfak dalam mendorong peningkatan layanan pendidikan inklusif.

“Ini momen luar biasa karena PKK, Dinas Pendidikan, dan Komisi I DPRK Fakfak bisa turun langsung melihat kondisi di lapangan. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk memajukan pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Fakfak,” tutup Ibu Nurwidayati. ***

About Amrin Bro

Check Also

Pulau Bonyom Bersih dan Tertata, Kerja Bakti Massal Sambut 132 Tahun Misi Katolik di Fakfak

    Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Pulau Bonyom, di Kampung Brongkendik, Distrik Fakfak Tengah, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *