
Reporter: Sri Mariati
FAKFAK.COM, – Setelah lebih dari dua tahun menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Widhi Asmoro Jati, ST, MT, akhirnya resmi ditetapkan menjadi Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak secara definitif.
Pengukuhan jabatan berlangsung melalui prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.Si., pada Rabu, 21 Januari 2026, di Gedung Winder Tuare, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Fakfak.
Penetapan Widhi sebagai kepala dinas definitif menandai berakhirnya masa transisi panjang di Dinas Perkebunan Fakfak. Selama menjabat sebagai Plt selama dua tahun satu bulan, Widhi dinilai berhasil menjaga stabilitas organisasi, mengawal program perkebunan rakyat, serta memastikan pelayanan kepada petani tetap berjalan meski dengan keterbatasan izin struktural.
Dalam sambutannya, Bupati Samaun menekankan bahwa pelantikan pejabat struktural bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepercayaan yang harus dibalas dengan kinerja nyata.
“Jabatan itu amanah. Tidak boleh dikerjakan setengah-setengah. Kita butuh pejabat yang bekerja cepat, tanggap, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Selain Widhi Asmoro Jati, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga melantik lima pejabat eselon II lainnya sebagai bagian dari penyegaran birokrasi dan penguatan organisasi perangkat daerah:
Liza Neirasari, ST, MT dipercaya memimpin Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan sebagai kepala dinas definitif.
Sadali La Hadalia, S.Sos., M.Si. ditunjuk sebagai kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Jubair Hegemur, ST, M.Msip. resmi memimpin Dinas Perikanan dan Kelautan.
Saleh Hindom, SKM, MPH dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga.
Achmad Uswanas, S.STP., M.Si. menduduki posisi pejabat eselon II di lingkungan Inspektorat Kabupaten Fakfak.
Bupati Samaun menekankan bahwa rotasi dan promosi jabatan adalah langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Tidak ada ruang untuk bekerja biasa-biasa saja. Tantangan pembangunan semakin kompleks dan membutuhkan aparatur yang profesional serta berintegritas,” ujarnya.
Dengan pengisian jabatan pimpinan OPD secara definitif, Pemkab Fakfak berharap kinerja pemerintahan daerah semakin solid dan fokus mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor perkebunan, lingkungan hidup, pendidikan, perikanan, serta pengawasan internal.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak