Home / Headline / Rakerkesda Fakfak 2025: dr. Maulana Patiran Dorong Transportasi Kesehatan Perkuat Layanan hingga Kampung

Rakerkesda Fakfak 2025: dr. Maulana Patiran Dorong Transportasi Kesehatan Perkuat Layanan hingga Kampung

Kepala Dinas Kesehatan Fakfak, dr. Maulan K. Patiran, menyampaikan komitmen penguatan transportasi kesehatan dalam Rakerkesda 2025.

 

Reporter: Sri Mariati

INFOFAKFAK.com,– Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Tahun 2025 selama dua hari, sejak 15 hingga 16 Desember 2025, bertempat di Hotel Grand Papua Fakfak. Kegiatan ini mengusung tema “Transportasi Kesehatan Membara, Melesat Menuju Fakfak Sehat”.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, dr. Maulana Patiran, mengatakan Rakerkesda merupakan forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan yang telah berjalan selama kurang lebih 23 tahun, sekaligus merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Rakerkesda ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga ruang untuk merumuskan solusi atas persoalan-persoalan kesehatan yang masih kita hadapi, terutama di wilayah pelayanan dengan tantangan geografis,” ujar dr. Maulana.

Ia menjelaskan, tujuan utama Rakerkesda adalah mengidentifikasi permasalahan pelayanan kesehatan secara komprehensif serta menyusun tindak lanjut yang terukur dan berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kepala puskesmas, lembaga swadaya masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan, guna menyamakan persepsi dan memperkaya masukan dalam perumusan kebijakan kesehatan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Maulana Patiran juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak atas dukungan terhadap program pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan. Dari sejumlah program prioritas pemerintah daerah, beberapa di antaranya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, seperti pelayanan kesehatan gratis, peningkatan layanan kesehatan ibu hamil, rujukan pasien ke luar daerah, serta penguatan layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam Rakerkesda 2025 adalah optimalisasi kunjungan ibu hamil ke posyandu dan fasilitas kesehatan. Pemerintah menargetkan enam kali kunjungan selama masa kehamilan guna memastikan pemantauan kesehatan ibu dan bayi berjalan optimal.

“Untuk mendukung target tersebut, kami menyiapkan sejumlah inovasi, termasuk intervensi gizi seperti pemberian susu, serta penguatan peran kader kesehatan melalui pelatihan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut dr. Maulana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan layanan kesehatan terintegrasi. Sejumlah kader kesehatan telah mengikuti pelatihan secara bertahap, termasuk kerja sama pelatihan hingga ke Jakarta Timur, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan primer.

Dalam sesi diskusi bersama para kepala puskesmas, lanjut dr. Maulana, terungkap bahwa tantangan yang dihadapi hampir seragam, terutama keterbatasan sarana transportasi pelayanan kesehatan. Beban kerja puskesmas yang mencakup pelayanan posyandu, rujukan pasien, hingga layanan kedaruratan kerap tidak sebanding dengan ketersediaan armada.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak merencanakan penyediaan kendaraan layanan khusus atau mobil layanan kesehatan yang berbeda fungsi dengan ambulans rujukan. Kendaraan ini akan difokuskan untuk pelayanan kesehatan masyarakat dan kegiatan posyandu, sementara ambulans tetap digunakan sesuai standar medis untuk rujukan pasien.

Melalui Rakerkesda 2025, dr. Maulana Patiran berharap seluruh rumusan yang dihasilkan dapat menjadi dasar kebijakan dan program kerja ke depan, sehingga pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak.***

About Amrin Bro

Check Also

Landing di Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan Langsung Gas Kampung di Kotam, Halal Bihalal PKK Jadi Momen Aksi Nyata

  Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, – Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *