
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.com, —Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Fakfak menggelar kegiatan silaturahmi bersama veteran Republik Indonesia, pejuang kemerdekaan yang belum tercatat secara administratif, serta para ahli waris, sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap jasa para orang tua pejuang di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Fakfak, Senin, 29 Desember 2025.
Ketua Barisan Merah Putih Kabupaten Fakfak, Safi Yarkuran, S.Sos., mengatakan kegiatan ini bertujuan mendekatkan generasi penerus dengan para pejuang bangsa yang selama ini belum mendapatkan perhatian dan pengakuan negara, meskipun memiliki kontribusi besar dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Fakfak dikenal sebagai kota pejuang dan kota pahlawan. Namun masih banyak bapak dan ibu yang terlibat langsung dalam perjuangan, baik pada masa Trikora, Pepera, maupun dalam mempertahankan NKRI, tetapi belum tercatat secara resmi sebagai veteran negara,” ujar Safi Yarkuran.
Ia menegaskan bahwa perjuangan tidak selalu dilakukan dengan mengangkat senjata. Banyak masyarakat pada masa itu berjuang melalui cara-cara lain, seperti menyediakan makanan bagi pasukan, menyembunyikan prajurit TNI, hingga membantu logistik perjuangan.
“Mereka juga pejuang. Hanya saja belum tersentuh dan belum dikenal. Melalui kegiatan ini kami ingin memperlihatkan kepada publik bahwa inilah orang tua kita yang telah berjuang untuk Indonesia,” lanjutnya.
Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri oleh Dandim 1803/Fakfak. Kehadiran tersebut, menjadi kebanggaan tersendiri bagi para veteran dan keluarga pejuang.
“Kami tidak menyurat secara resmi, namun karena beliau adalah pembina dan orang tua kami di daerah, kami sampaikan secara langsung. Respons beliau luar biasa, dan kehadiran Dandim sangat berarti bagi para orang tua pejuang. Mereka merasa dihargai dan diperhatikan,” ungkap Safi.
Dalam kesempatan itu, Barisan Merah Putih juga menyalurkan bantuan sembako kepada veteran, pejuang yang belum tercatat, serta para ahli waris. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pokok lainnya, serta difasilitasi transportasi bagi penerima bantuan.
Safi Yarkuran menambahkan, pihaknya juga mendorong adanya perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah dan lembaga terkait, khususnya dalam proses pendataan pejuang yang belum tercatat secara administratif.
“Kami siap membantu menghubungkan data dan persyaratan, termasuk sertifikat atau keterangan ahli waris, agar para pejuang ini bisa mendapatkan pengakuan dan perhatian yang layak dari negara,” jelasnya.
Lebih lanjut, Barisan Merah Putih menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Fakfak di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, termasuk program pendidikan gratis dan layanan kesehatan gratis.
“Kami sebagai organisasi kemasyarakatan siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Tujuan kami satu, bagaimana masyarakat Fakfak bisa maju dan sejahtera,” tegas Safi.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengajak generasi muda Fakfak agar terus menanamkan semangat juang, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya-karya positif demi kemajuan daerah dan bangsa.
Di akhir kegiatan, Ketua Barisan Merah Putih menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir, seraya menegaskan bahwa penghormatan kepada pejuang merupakan tanggung jawab bersama sebagai anak bangsa.
“Hari ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap kehadiran dan perhatian ini menjadi bukti bahwa negara tidak melupakan jasa para pejuangnya,” pungkasnya.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
