
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.com, —Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, menegaskan pentingnya peran Posyandu Terpadu sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di wilayah kampung. Hal ini ia sampaikan saat membuka Lokakarya Lintas Sektor Sosialisasi Posyandu (ILP) Integrasi Layanan Primer, Selasa, 14 Oktober 2025.
Dalam sambutannya, Ibu Nurwidayati mengingatkan bahwa keberadaan Posyandu dan PAUD bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki peran nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga pelosok distrik.
“Apa yang saya lakukan ini bukan untuk kepentingan pribadi atau keluarga, tetapi semata-mata untuk masyarakat. Saya punya tanggung jawab sebagai istri Bupati untuk mendukung visi dan misi pembangunan daerah,” ungkapnya.
Ibu Nurwidayati menyampaikan, dirinya telah berkunjung langsung ke 16 distrik untuk melihat kondisi pelayanan dasar di lapangan, termasuk sarana dan prasarana Posyandu serta PAUD. Dalam prosesnya, ia juga menjalin koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan sebagai bagian dari tim pembina Posyandu Kabupaten Fakfak.
Ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, seperti tenaga PAUD yang belum menerima honor, minimnya fasilitas belajar, serta keterbatasan akses sanitasi dan air bersih di sejumlah kampung.
“Kita sering mendengar kemajuan teknologi yang luar biasa di luar sana. Tapi di Fakfak, masih ada masyarakat yang belum memiliki akses sanitasi layak. Ini kenyataan yang harus kita perhatikan bersama,” ucapnya dengan nada haru.
Sebagai Ketua TP PKK, Ketua Posyandu, sekaligus Bunda PAUD, Ibu Nurwidayati menegaskan bahwa PKKP memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan aspirasi masyarakat dari wilayah terpencil. Program Posyandu Terpadu, kata dia, menjadi salah satu cara memastikan bantuan pemerintah mulai dari sektor kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur dasar benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Bapak Bupati berjuang di tingkat pusat untuk menghadirkan berbagai program, sementara kami para ibu-ibu turun langsung ke kampung untuk mendengar keluhan dan aspirasi masyarakat,” tuturnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan, Pendidikan, dan mitra pembangunan lainnya, ia berharap pelaksanaan program ILP dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Fakfak.
“Harapan kita semua hanya satu: agar bantuan dan program pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat di kampung. Inilah tugas kita bersama,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan pendekatan pelayanan dasar terpadu yang menggabungkan layanan kesehatan, pendidikan, dan sosial di tingkat masyarakat, salah satunya melalui Posyandu. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat ketahanan keluarga dari akar rumput.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak