
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM—, Bapak-Ibu Pendeta, serta seluruh umat GPI Tanah Papua Barat yang saya cintai dan saya banggakan, khususnya yang hadir di tempat ini, saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam.
Hari ini, saya menerima suatu kehormatan yang luar biasa, dan untuk itu saya panjatkan terima kasih kepada Tuhan yang Maha Besar, Tuhan yang memberi kehidupan kepada kita semua. Ini adalah pertama kalinya saya menyampaikan secara langsung ungkapan hati saya di hadapan umat, meskipun sebelumnya secara pribadi saya telah menyampaikannya melalui keluarga di kampung saya. Di sana, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang menyertakan ribuan orang dari kampung kecil tempat saya berasal.
Mengapa saya merasa perlu menyampaikan hal ini? Karena sejatinya, saya dan Bapak Gubernur serta Bapak Bupati, kami sebenarnya sudah memasuki masa pensiun. Secara pribadi, saya dan keluarga sudah tidak ada lagi keinginan untuk masuk ke jabatan publik seperti ini. Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk maju dan memimpin.
Namun, dalam proses perjalanan yang terjadi, saya sempat bergumul dan bertanya kepada istri saya: “Mengapa saya harus memilih lagi?” Dan itulah doa dan pergumulan kami bersama. Akhirnya kami menerima bahwa ini adalah amanah Tuhan dan suara rakyat.
Saya dan Bapak Bupati Samaun Dahlan, dalam banyak percakapan, selalu bersepakat: karena masyarakat sudah mempercayai kami, maka satu hal yang harus kami lakukan adalah bagaimana membalas kepercayaan itu dengan pelayanan yang tulus. Kami tidak bisa diam saat melihat rakyat dalam kesulitan, khususnya saat sakit.
Oleh karena itu, program pertama yang langsung kami lakukan adalah pembebasan biaya pengobatan di rumah sakit cukup dengan membawa KTP. Tidak harus BPJS. Ini adalah langkah konkret kami untuk hadir di tengah masyarakat. Kami tahu, banyak warga yang tidak mampu, dan kami tidak ingin ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena terbentur biaya.
Namun karena masa ini masih masa transisi, tidak semua program bisa langsung kami jalankan. Kami masih melanjutkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pemerintahan sebelumnya sampai akhir tahun. Maka dari itu, hanya dua program utama yang sudah kami mulai: Pelayanan Kesehatan Gratis dan Pelayanan Persalinan Gratis di Kampung bekerja sama dengan pihak kepolisian dan tenaga kesehatan kampung.
Selain itu, menggratiskan biaya pendidikan, agar anak-anak Fakfak bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik.
Saya juga ingin menyampaikan kepada seluruh umat yang hadir, mohon bantu kami. Jika masih ada kekurangan dalam pelayanan kami, tolong diingatkan. Kami membuka ruang usulan dan kritik, karena saat ini kami sedang menyusun rencana pembangunan jangka panjang yang akan berlaku selama lima tahun ke depan. Sampaikan kepada kami apa saja yang belum kami lihat dan apa yang harus kami lakukan ke depan.
Sebagai penutup, izinkan saya menyampaikan pengalaman yang menyentuh hati saya. Saya bertanya kepada para mama-mama: “Sekarang Bapak jadi Wakil Bupati, kita mau bangun apa dulu?” Mereka tidak banyak bicara, hanya berkata: “Perhatikan saja anak-anak kami.” Maka itu yang menjadi semangat kami—kesehatan anak-anak, masa depan mereka, itu yang paling penting.
Terima kasih atas kesempatan ini. Semoga apa yang kami kerjakan menjadi berkat bagi seluruh umat dan kemuliaan bagi Tuhan.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak