
Reporer : Wahyu Hidayat, cw01 | Editor : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Siapa sebenarnya ketiga ASN yang bisa leluasa menggunakan speedboat Kiti-Kiti milik DPRD Kabupaten Fakfak, Papua Barat ini? Banyak pihak merasa penasaran.
Ketua DPRD Kabupaten Fakfak, Siti Rahma Hegemur, ketika jumpa pers Senin, 30 Maret 2020 pagi tadi, hanya menyebut nama Taj (tidak disebut utuh karena termasuk ODP, red). Sedangkan dua orang lagi, ketua dewan mengaku belum tahu.
“Saya memang berkomunikasi dengan pak Taj, yang lain saya belum tahu,” jelas Siti. “Pak Taj meminta maaf karena tidak menghubungi pimpinan DPRD namun sudah meghubungi salah satu pejabat sekretariat DPRD saja,” tambahnya.
Demikian pula Sekretaris Satgas Pencegahan Penyebaran Corona Kabupaten Fakfak yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto, S.K.M., M.Si., saat dikonfirmasi, tidak menyebutkan nama-nama ASN yang turut serta dalam speedboat Kiti-Kiti tersebut, meski Minggu malam kemarin, dikutip dari mataradarindonesia.com, ada di lokasi sandar speedboat Kiti-Kiti. Malah ada suara seorang pria yang meminta Gondo untuk tidak menyebutkan nama-nama itu dengan mengatakan, “jangan, jangan”.
Meski belum diketahui secara resmi siapa saja penumpang speedboat Kiti-Kiti tersebut, namun di media sosial facebook, beredar daftar nama penumpang yang diperkirakan sebagai manivet penumpang KM Kiti-kiti yang berangkat dari Sorong tersebut.
Dalam daftar nama yang diperkirakan sebagai manivest penumpang speedboat atau tertulis KM Kiti-Kiti Kabupaten Fakfak yang diunggah oleh akun Allen Aragay dan dikutip oleh akun Yoannita Kritina ini, disebutkan dengan jelas nama, alamat dan nomor HP penumpang.
Bila para penumpang tersebut dikarantina di Balai Diklat Fakfak, maka akan banyak yang turut serta dikarantina selain mereka. Minimal, 19 penumpang dan 3 ABK speedboat, serta keluarga 22 orang tersebut. Belum lagi orang-orang yang berhubungan dengan mereka, dari malam kemarin hingga hari ini. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak