
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, – Pemerintah Kabupaten Fakfak terus mempercepat masuknya strategi investasi sebagai langkah nyata untuk menekan angka kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan saat membuka rapat teknis pemeriksaan dokumen rencana pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berlangsung di Hotel Grand Papua Fakfak. Jumat, 24 April 2026.
Dalam kegiatan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Tanah Papua tersebut, pemerintah daerah menegaskan semangat nasionalisme sekaligus keseriusan dalam membangun iklim investasi yang lebih cepat, responsif, dan progresif. Rapat ini juga menjadi tahap awal percepatan realisasi investasi di sektor perkebunan.
Bupati Fakfak memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan, serta tim teknis yang dinilai mampu bekerja cepat dalam menyelesaikan dokumen evaluasi. Ia menegaskan bahwa kecepatan birokrasi menjadi faktor penting dalam menarik minat investor untuk masuk ke Fakfak.
“Ini salah satu proses tercepat yang pernah kami lakukan. Dalam waktu singkat kami sudah masuk tahap evaluasi. Ini menjadi sinyal positif bagi pemerintah pusat dan calon investor,” ujar Bupati
Ia juga menyoroti persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan serius di daerah tersebut. Menurutnya, investasi bukan sekedar proyek pembangunan, tetapi menjadi instrumen utama dalam menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus menghadirkan investasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal. Ini bukan pilihan, tapi kebutuhan mendesak,” tegasnya.
Sektor kelapa sawit disebut masih memiliki prospek cerah di pasar global dan menjadi salah satu peluang besar yang perlu dimanfaatkan Fakfak. Pemerintah daerah mendorong agar potensi ini dapat menjadi motor penggerak perekonomian, terutama di wilayah dengan lahan produktif yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Selain perkebunan, Pemkab Fakfak juga tengah menyiapkan investasi besar di sektor industri pupuk melalui proyek Pupuk Kaltim yang saat ini memasuki tahap finalisasi dan direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026 dengan target produksi pada tahun 2030. Di sisi lain, sektor minyak dan gas (migas) juga mulai dikembangkan dengan tahap awal berupa pengukuran dan kajian teknis.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya optimalisasi lahan tidur agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mempercepat pemanfaatan sumber daya daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati juga mengajak masyarakat Fakfak untuk mendukung penuh masuknya investasi agar tercipta iklim usaha yang aman dan kondusif.
“Kita harus menunjukkan bahwa Fakfak adalah daerah yang ramah, terbuka, dan siap berkembang bersama investasi,” ujarnya.
Rapat teknis tersebut kemudian resmi dibuka sebagai langkah awal percepatan pembangunan sektor perkebunan di Fakfak.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak