
Fakfak_ Berlarut-larutnya permasalahan Pilkada Fakfak, membuat tahapan Pilkada amburadul. Debat antar kandidat, sosialisasi gambar kertas suara kepada kandidat, merupakan beberapa contoh tahapan yang molor.
Permasalahan belum terhenti hingga disitu saja. Dieliminasinya 2 komisioner KPU juga menambah daftar panjang runyamnya Pilkada Fakfak. Meski, kekosongan kursi komisioner ini telah terisi dengan dilantiknya 2 orang komisioner KPU pengganti, beberapa hari lalu.
Romanus Higimur, S.Si. anggota KPU Fakfak divisi hukum, membenarkan hal tersebut. Meski begitu, dirinya masih optimis tahapan Pilkada bisa dijalankan.
“2 komisioner sudah dilantik dan harus segera bekerja. Antar masalah saling kait mengkait. Contoh sosialisasi gambar kertas suara, akhirnya disepakati oleh perwakilan kandidat untuk ditunda dulu hingga sengketa beres. Dan batas waktunya sangat mepet,” ujar Romanus. “Untuk debat kandidat, karena sudah diamanatkan oleh undang-undang, maka tetap harus dilaksanakan. Nanti kami akan bicarakan bersama komisioner lainnya,” tambahnya.
Ketua KPU Muhammad Nur Namudat, Romanus Higimur serta Haeruddin Kutanggas, juga belum bisa bekerja dengan tenang. Mereka tengah menunggu keputusan sidang DKPP yang akan keluar tak lama lagi. Tentu saja, masalah ini berpengaruh terhadap kinerja mereka. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak