
Fakfak_ Bakal Calon Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, MTP. mengingatkan semua pihak untuk berlaku jujur dan transparan. Setidaknya, itulah inti dari sambutannya pada moment pendaftaran dirinya, yang berpasangan dengan H. Abdurrahman, SE. pada Selasa lalu.
Menurut Donatus, pelaksanaan pesta demokrasi ini harus lepas dari kekuatan uang dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk memilih pemimpinnya.
“Saya ingatkan, jangan coba-coba! Demokrasi yang baik bukan karena uang. Biarkan rakyat yang memilih dan Tuhan yang menentukan siapa yang menang,” tegas Donatus.
Donatus merasa perlu menyampaikan hal tersebut, sebab dirinya merasakan bagaimana sulitnya perjuangan untuk mendapatkan partai politik pengusung.
“Saya sudah merasakan hal itu. Maka siapapun pasangan calon yang mendaftar, tolong diverifikasi dengan baik dan teliti, serta sampaikan hasilnya dengan beretika,” ujarnya Donatus.
Donates beranggapan bahwa, situasi di Kabupaten Fakfak telah terjadi kriminalisasi demokrasi. “Saat ini telah terjadi kriminalisasi demokrasi, kriminalisasi hak suara rakyat, dan kriminalisasi hak politik parpol,” tudingnya.
Meski dibumbui nada emosi, proses pendaftaran berjalan lancar. Donatus juga berjanji untuk segera melengkapi berkas yang masih kurang.
Pada pendaftaran kali ini, puluhan polisi berbagai satuan dikerahkan. Dipimpin oleh Kapolres, polisi bersiaga, sebab pada hari terakhir pendaftaran Selasa lalu, 3 pasangan calon mendaftar. Maka agar jangan sampai terjadi singgung di level massa pendukung, polisi harus cermat mengatur keberangkatan dan kepulangan massa masing-masing kandidat. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak
“Saya ingatkan, jangan coba-coba! Demokrasi yang baik bukan karena uang. Biarkan rakyat yang memilih dan Tuhan yang menentukan siapa yang menang,”
semoga rakyat tidak gelap mata karena UANG/DUIT/PITIS/HEPENG adalah godaan terkuat di dunia politik