
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM, —Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos.,M.AP., menegaskan bahwa seluruh pejabat baru yang dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak wajib menunjukkan kinerja nyata sejak hari pertama menjabat, dengan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kurun waktu 100 hari kerja.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati usai melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurutnya, mutasi dan pelantikan jabatan bukan sekedar seremonial birokrasi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan secara konsisten, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat Fakfak.
“Kami tidak bisa toleran terhadap pejabat yang tidak mampu mewujudkan target kerja serta visi dan misi pembangunan daerah,” tegas Bupati
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan sejumlah kewajiban yang harus dijalankan oleh pejabat yang baru dilantik, antara lain:
Melaksanakan seluruh program kerja sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak.
Meninjau manfaat kebijakan yang benar-benar dirasakan hingga ke tingkat masyarakat akar rumput.
Menunjukkan hasil kerja yang konkret dalam jangka waktu yang jelas dan terukur.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Fakfak akan menerapkan evaluasi kinerja berbasis indikator yang ketat, termasuk melalui penandatanganan pakta integritas dan penilaian secara berkala di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
Bupati Samaun Dahlan menekankan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kinerja pejabat baru. Setiap OPD tidak hanya dituntut memenuhi sasaran administratifnya, tetapi juga mampu:
Meningkatkan pelayanan masyarakat secara cepat, tepat, dan efisien.
Menyelesaikan permasalahan riil yang dihadapi warga Fakfak.
Menjadi teladan profesionalisme dalam tata kelola pemerintahan.
“Jika kinerja tidak sesuai standar, evaluasi tegas akan dilakukan dan kemungkinan reshuffle tetap terbuka, demi efektivitas pelayanan publik,” ujarnya.
Langkah tegas ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk mempercepat pencapaian pembangunan yang merata. Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah berbagai strategi proyek daerah, termasuk rencana pembangunan kawasan industri pupuk yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta membuka lapangan kerja baru di wilayah Papua Barat.
Pernyataan Bupati Fakfak ini menjadi sinyal kuat bahwa birokrasi daerah kini memasuki fase penguatan akuntabilitas, profesionalisme, dan orientasi hasil, bukan sekadar pergantian nama dalam struktur jabatan pemerintahan. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak