Home / Wisata / Luar Biasa! Pengalaman Melihat Dan Berenang Bersama Hiu Paus Di Perairan Fakfak.

Luar Biasa! Pengalaman Melihat Dan Berenang Bersama Hiu Paus Di Perairan Fakfak.

Penampakan hiu paus di perairan Pulau Samai, Fakfak, Papua Barat. (Foto ist/ci)

 

Reporter : Jojie Matitaputty | Editor : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM_ Selasa, 10  Oktober 2023 lalu, tim kunjungan kerja BLUD-UPTD Pengelolaan KKP (Kawasan Konservasi Perairan) Kaimana Seksi Wilayah Fakfak ke Kawasan Konservasi Taman Pesisir Teluk Nusalasi-Van Den Bosch, yang didampingi oleh Dinas Perikanan Dan Kelautan Fakfak serta mitra pembangunan Konservasi Indonesia. Kunjungan ini meninggalkan cerita yang berkesan bagi mereka, yaitu bertemu dan melihat langsung hiu paus (whale shark) dari dekat.

Bertemu dan melihat langsung hiu paus adalah moment yang membahagiakan bagi mereka di sore itu.

Awal mulanya, setelah menyelesaikan kunjungan ke Taman Pesisir Teluk Nusalasi-Van Den Bosch, tim yang beranggotakan 9 orang, singgah di salah satu bagan perairan Pulau Samai untuk mengecek potensi wisata hiu paus dan saat itulah mereka menyaksikan hiu paus muncul.

Pulau Samai memang dikenal tempat agregasi atau berkumpul hiu paus (whale shark). Pulau ini tak jauh dari daratan Kota Fakfak, Papua Barat.

“Sebenarnya memang ada waktu dimana hiu paus sering bermain. Di Kaimana hiu paus sering muncul pada pagi hari ketika nelayan bagan melaksanakan aktivitasnya. Asumsi kami sama juga di Fakfak,” tutur Nur Ismu Hidayat Acting Senior Program Manager Konservasi Indonesia saat dihubungi infofakfak.com melalui pesan singkat pada Jumat, 13 Oktober 2023.

Menurut Nur Ismu dan tim, hiu paus muncul di bagan tersebut karena jaring masih ada ikan sehingga bisa menarik perhatian dari whale shark. Lebih dari itu pekerja bagan yang ramah (tidak mengusir) hiu paus bahkan memberikan sebagian ikannya. Hal tersebut dapat mempengaruhi perilaku hiu paus untuk datang di sekitar bagan.

Nur Ismu membenarkan bahwa, menurut  Informasi dari pekerja yang berada di bagan, bahwa Whale Shark sering muncul di sekitar bagan.  Sebab pemantauan Konservasi Indonesia yang bekerja sama dengan Pemda Kaimana, serta pengelola kawasan konservasi dan masyarakat atas hiu paus di Kaimana, mendapati hiu paus ini bermigrasi ke Fakfak, Teluk Bintuni hingga ke Samudera Pasifik.

Nur Ismu menambahkan, tidak hanya hiu paus, hewan karismatik lain yang bermigrasi seperti dugong dan pari manta berpoetensi bermigrasi melewati perairan Fakfak.

Sementara itu, Ramlie Salihi Kepala Seksi wilayah II KKP Fakfak bercerita bahwa, Ia sudah pernah berenang bersama 4 hiu paus dewasa di Taman Wisata Perairan Kaimana. Namun ia dan para rombongan baru pertama kali berenang bersama hiu paus di perairan Pulau Samai Fakfak.

“Saya baru pertama kali berenang dengan hiu paus di perairan Fakfak,” tutur Ramlie.

Hiu Paus Sebagai Potensi Wisata Kabupaten Fakfak

Menurut Obaja Rahangiar pegawai DPK Fakfak, hiu paus atau whale shark bisa menjadi salah satu daya tarik wisata. Namun tentunya perlu dibangun pemahaman bersama bahwa hiu paus adalah hewan dilindungi secara penuh oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013. Oleh karena itu daya dukung dan tata cara berwisata dengan hiu paus perlu di tetapkan dan disosialisasikan.***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Alhamdulillah, 2 Korban Air Terjun Kayuni Sudah Ditemukan

Fakfak_ Penantian panjang nan melelahkan, yang dirasakan keluarga korban musibah air terjun kayuni di Kampung ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *