Home / Headline / Wahidin Puarada Kembali Dipercaya Sebagai Hakim MTQ Nasional

Wahidin Puarada Kembali Dipercaya Sebagai Hakim MTQ Nasional

Pembukaan MTQ VI Korpri Tingkat Nasional di Padang, Sumatera Barat (Foto ist)

 

Reporter : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, PADANG_ Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ VI Korps Pegawai Negeri Indoneia (Korpri) Tingkat Nasional tahun 2022 di Kota Padang, Sumatera Barat, resmi dibuka Mendagri Tito Karnavian, pada Senin, 7 November 2022 malam.

Dalam ceremonial pembukaan MTQ VI Korpri Tingkat Nasional yang dilangsungkan di Kompleks Gubernuran Sumatera Barat ini, Mendagri membacakan sambutan Wakil Presiden RI.

Dalam laporannya, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. mengatakan, “Peserta yang mengikuti MTQ VI Korpri tingkat nasional Tahun 2022 ini sebanyak 1500 orang terdiri atas peserta MTQ sebanyak 900 orang dan oficial sebanyak 600 orang. Peserta berasal dari 34 propinsi, 69 kemerterian dan lembaga,”

Satu-satunya Hakim Asal Papua
Dr. H. Wahidin Puarada, mantan Bupati Fakfak, Papua Barat, yang juga pernah menjadi qori tingkat nasional, dipercaya menjadi dewan hakim pada MTQ ini.

Sebelumnya Wahidin Puarada juga dipercaya sebagai dewan hakim pada MTQ Nasional XXIX di Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, saya masih dipercaya menjadi dewan hakim pada MTQ VI Korpri tingkat nasional 2022 di Padang ini, setelah sebelumnya juga dipercaya sebagai dewan hakim pada MTQ Nasional ke-29 di Kalimantan Selatan. Saya merupakan satu-satunya dewan hakim yang berasal dari Papua,” jelas Wahidin Puarada.

Meski hanya diwakili satu orang, amanah jabatan dewan hakim kepada anak Papua, sejatinya merupakan pengakuan prestasi anak Papua dalam bidang keagamaan tingkat nasional. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Anies Dijadwalkan Hadiri Jambore AFKN,  Jaringan Anies Fakfak Konsolidasi

  Reporter : Kartini Ali Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Jaringan Anis atau Jarnis ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *