Home / Headline / Rakor Lintas Sektor dan Monev Hasilkan Rekomendasi Penanganan Malaria

Rakor Lintas Sektor dan Monev Hasilkan Rekomendasi Penanganan Malaria

Gondo Suprapto bersama dengan peserta
Rapat Koordinasi Lintas Sektor dan Monev Hasil Tindak Lanjut Penilaian Mandiri Eliminasi Malaria Kabupaten Fakfak. (Foto IF)

Reporter : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Kamis, 3 Desember 2021, menyelenggarakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor dan Monev Hasil Tindak Lanjut Penilaian Mandiri Eliminasi Malaria Kabupaten Fakfak.

Kegiatan sehari yang dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Gondo Suprapto ini, berlangsung di Ballroom Hotel Grand Papua Fakfak,  Papua Barat.

Gondo meminta kewaspadaan para pengambil keputusan atau kebijakan terkait malaria, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten.

“Malaria penyakit menular yang berbahaya bagi dunia maupun Indonesia  yang disebabkan parasit yang ditularkan oleh nyamuk. Meski tingkat penularan di Kabupaten Fakfak rendah, kita harus tetap mewaspadai penyakit ini,” ujarnya.

Menurutnya, meski Annual Parasite Incidence atau API yang merupakan angka kesakitan per 1000 penduduk berisiko dalam satu tahun rendah, banyak hal yang bisa menyebabkan meningkatnya  penularan malaria di Kabupaten Fakfak.  Salah satunya adalah arus keluar masuk masyarakat dari dan ke Fakfak.

Penanganan masalah malaria menjadi sangat penting, sebab penyakit yang disebabkan oleh parasit ini bisa berdampak pada wabah atau penyakit lainnya seperti stanting, yang menjafi perhatian nasional. Dan tahun 2030, malaria harus sudah tereliminasi dari Indonesia.

Dikutip dari alodokter.com, malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang disebarkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina. Setelah gigitan nyamuk tersebut, parasit masuk ke dalam tubuh dan menempati organ hati, di mana parasit dapat tumbuh dan berkembang biak.

Saat parasit tersebut tumbuh dan menjadi dewasa, parasit pergi dari organ hati dan merusak sel darah merah. Kerusakan pada sel darah merah inilah yang menimbulkan gejala anemia pada penderita.

Uniknya, nyamuk penular malaria ini, menggigit sekira jam 1 dini hari keatas.

Dari rapat koordinasi dan monev ini, menghasilkan beberapa rekomendasi yang intinya untuk pencegahan, pengobatan dan penanganan malaria.

Selain itu, juga dibahas berbagai kendala untuk mengeliminasi malaria khususnya dari Kabupaten Fakfak, serta merumuskan solusi yang harus dilakukan oleh semua pihak yang terkait penanganan masalah malaria. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Songsong HUT RI Ke-77 PENA Fakfak Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 35 Meter

Reporter : Annisa Mirandra Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM_ Menyongsong HUT Republik Indonesia ke-77,  Komunitas ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *