Home / Headline / Info Covid-19 Tak Heboh Lagi, Masyarakat Sudah Paham Atau Kewaspadaan Turun?

Info Covid-19 Tak Heboh Lagi, Masyarakat Sudah Paham Atau Kewaspadaan Turun?

Pemeriksaan penumpang yang baru turun KM Kalabia di Pelabuhan Fakfak (Foto dok IF)

Reporter : Ayu, Wahyu                  | Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Informasi kedatangan KM Kalabia di Pelabuhan Fakfak, Papua Barat, yang membawa 50 penumpang pada Kamis, 18 Juni 2020 siang, nampaknya sudah kurang diributkan. Hal ini terlihat dari sedikitnya orang yang memberi perhatian pada kedatangan kapal dari Sorong tersebut.

Tak ada kerumunan massa yang berteriak-teriak di pagar pelabuhan, tak ada kerumunan massa yang seakan menghadang konvoi kendaraan yang membawa penumpang KM Kalabia ke lokasi karantina. Dan media sosial sepi dari cercaan yang menyalahkan pihak lain.

50 warga Fakfak yang selama ini terjebak di Sorong, Kamis siang tiba di tanah halaman. Tak lama berselang, mereka dievakuasi menggunakan 3 truk dengan pengawalan yang tak seheboh dulu, menuju Gedung Diklat Pemda Fakfak di Wagom, untuk dikarantina khusus. Sebuah proses normatif.

Maka ketika wartawan dilarang liputan di dalam Diklat Pemda Fakfak, wartawan tak protes. Itu sikap pengamanan standart. Justru dengan begitu, kewajiban wartawan untuk memberitakan situasi di Diklat Pemda Fakfak, gugur karena adanya larangan itu. Meski sebenarnya, informasi  itu merupakan hak masyarakat. Dan ada kepingan informasi yang tak bisa disajikan.

Wartawan hanya bisa ambil gambar dari jauh, karena larangan masuk ke Gedung Diklat Pemda Fakfak. (Foto dok. IF)

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Fakfak menjelaskan bahwa, setelah dirapid test, maka 40 orang dikarantina di Gedung Diklat dan sisanya dikarantina di Balai Latihan Kerja atau BLK di komplek Bandara Torea, Fakfak.

“Dalam menyikapi masalah covid-19 saat ini, sebagaimana disampaikan pemerintah pusat, covid akan tetap ada. Disatu sisi, kita tidak bisa menginggalkan aktivitas kita. Untuk itu, kita harus ada sikap kenormalan baru, dengan tetap melkaukan protocol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun. Saya melihat, masyarakat sudah semakin mengerti,” jelas Gondo.

Situasi riil yang terjadi, jamaah yang hadir di masjid, telah membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun saat datang dan pulang. Pengurus masjid juga telah meningkatkan kebersihan masjid.

“Dengan semakin meningkatkan pemahaman masyarakat, maka kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan juga semakin meningkat. Meski begitu, saya berharap kita tidak menurunkan kewaspadaan terhadap situasi yang berkembang,” ujar Ketua DMI Kabupaten Fakfak, Rajab Barawasi.

Jadi, situasi riil saat ini sebenarnya gambaran yang harus dilakukan saat new normal benar-benar diterapkan di Fakfak nanti. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa, namun tidak boleh meninggalkan protokol kesehatan. Cari uang wajib, jaga kesehatan harus. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Cegah Penyebaran Covid-19, Tim Gugus Tugas Distrik Fakfak Barat Rutin Laksanakan Rikes Di Pos Pencegahan Kampung Kiat

INFOFAKFAK.COM, FAKFAKBARAT_ Babinsa koramil 1803-01/Fakfak Kota, Serda Fakhrudin bersama Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Distrik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *