
Fakfak_ Tembok Kantor Bupati Terpadu atau Kantor Pemda yang berlokasi di Wagom, Minggu malam (31/7) sekira pukul 23.30 WIT, longsor. Longsoran lokasi parkir selebar lebih kurang 20 meter ini, menimpa 1 kios beserta isinya, merusak profil tank dan pojok rumah milik Ahmad Lambong, serta merusak 4 motor. Untungnya, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Akibat longsor ini, kerugian ditaksir mencapai 50 juta rupiah lebih.
“Kalau saja kejadian ini pada siang hari, kemungkinan akan ada korban. Sebab, siang ada aktivitas kios dan banyak anak-anak. Untungnya terjadi malam hari,” kata Ahmad Lambong, seraya berharap agar pemda segera menindaklanjuti peristiwa ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos. MAP. merespon cepat atas kejadian ini.
“Terima kasih informasinya, kami akan segera menindaklanjuti kejadian ini,” ujar Samaun ketika dihubungi via selulernya.
Longsornya area parkir dan tembok bagian depan Kantor Bupati Terpadu itu, menurut warga di sekitar lokasi, sebenarnya sudah diprediksi. Sebab, sejak lama terjadi keretakan pada talut dan tembok tersebut.
“Saya pernah bertanya saat proyek masih dikerjakan, kenapa retak-retak itu tidak diperbaiki saja. Sebab yang saya lihat, waktu itu hanya ditutup dengan semen saja,” ujar Ahmad Lembong.
Selain 1 kios yang terdapat barang dagangan, uang penjualn, tv dan kulkas, material longsor juga merusak 4 motor yang diparkir di samping kios, memecahklan profil tank serta merusak pojok dan ujung atap rumah.
Hingga pagi ini, material longsoran dan barang-barang yang rusak, masih dibiarkan dan belum dievakuasi.
Diperkirakan, longsor ini disebabkan karena guyuran hujan yang terjadi beberapa hari ini, serta struktur tanah di area parkir labil. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak