
Fakfak_ Wow! Tak tanggung tanggung, Kejaksaan Negeri Fakfak tengah membongkar kasus dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Provinsi Papua Barat sebesar 9,5 miliar yang digelontorkan kepada yayasan, yang menaungi STIKIP Nuu War, Fakfak.
Hingga kini, sudah ada beberapa orang yang telah diperiksa. Kabarnya, pejabat penting di Propinsi Papua Barat, orang dekat anggota DPRD Propinsi Papua Barat, rekanan, pengurus Y\yayasan hingga wartawan, berpotensi terseret arus 9,5 miliar yang konon, dicairkan 2 kali sebesar 5 miliar dan 4,5 miliar ini.
Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Rilke Jeffry Huwae, SH. MH. menjelaskan bahwa, pihaknya semakin mengerucut dalam kasus ini, dan akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Papua, untuk segera memeriksa pejabat di tingkat propinsi.
“Bagi saya, tak ada ampun untuk pekerjaan fiktif. Kami akan jalan terus untuk mengurai kasus ini. Kami akan berkoordinasi dengan Kejati Papua, sebab nantinya akan ada pemeriksaan terhadap beberapa pejabat penting di propinsi,” terang Jeffry, disela-sela kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 56 Jumat (22/7) lalu. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak