
Fakfak_ Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) )Kabupaten Fakfak, M Endro Kusumo, SE. MM. menilai kinerja PD Mbiah Pohi telah cukup bagus. Dikatakan, inovasi yang dilakukan menejemen perusahaan daerah tersebut, dinilai mampu memberikan deviden cukup. Namun, aset yang telah berumur, menjadikan Mbiah Pohi belum bisa memberikan hasil maksimal.
“Kinerja sudah bagus. Ibarat sepeda motor, sepedanya sudah tua, sehingga meski digas dalam-dalam, belum bisa melaju sesuai keinginan. Jadi soal target yang diberikan pemerintah daerah, menurut saya sudah cukup bagus,” ujar Endro.
Endro memberi contoh genset yang disewakan kepada PLN, merupakan aset yang telah berumur cukup tua.
“Seperti genset, biaya malah banyak keluar untuk maintenance atau pemeliharaan,” kata Endro.
Idealnya, menurut Endro, jika memang pemerintah belum bisa memberi suntikan dana kepada Mbiah Pohi, pimpinan Mbiah Pohi harus bisa membentuk relationship yang lebih baik lagi.
“Hubungan yang baik kepada semua pihak, perlu dibentuk kembali. Ini saya sampaikan saat rapat dengan Mbiah Pohi beberapa waktu lalu,” terang Endro.
Sayangnya, Frans Sidharto, Direktur PD. Mbiah Pohi, belum bisa dihubungi. Hubungan via telepon seluler masuk, namun tidak direspon.
Pujian dari Kepala DPPKAD bisa jadi merupakan hal yang benar. Tetapi, otokritik tidak perlu disikapi antipati. Justru adanya kritik, merupakan salah satu suplemen, agar Mbiah Pohi menjadi lebih baik dan mampu memberikan jawaban atas kritik tersebut. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak