
Fakfak_ DPRD Kabupaten Fakfak, siang kemarin (29/6) menggelar Rapat Dengar Pendapat atau RDP yang membahas layanan di Pelabuhan Fakfak. RDP yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Samaun Hegemur ini, memanggil seluruh pihak yang berkeitan dengan layanan di pelabuhan.
Selain dihadiri anggota Komisi II DPRD, RDP juga dihadiri unsur pimpinan PT. Pelni, perwakilan Pelindo, perwakilan KSOP, pimpinan EMKL, pimpinan TKBM, pimpinan SPIL, perwakilan pengusaha, perwakilan Kantor Karantina, perwakilan Dinas Perhubungan, perwakilan Polres, serta pimpinan SKPD terkait.
Wakil Ketua DPRD, Samaun Hegemur berharap, dengan adanya RDP tersebut, nantinya akan bisa dicari solusi, untuk menekan harga-harga di Fakfak. hal tersebut, juga terkait dengan rencana pemerintah untuk meluncurkan program tol laut.
“Ada tim dari pemerintah daerah, yang akan bertugas mencari solusi terbaik mengatasi segala permasalahan di pelabuhan. Sehingga, diharapkan dapat menekan harga kebutuhan pokok. Ini yang utama,” ujar Samaun.
Samaun mengaku prihatin dengan berbagai laporan masyarakat, yang menyebut bahwa, di pelabuhan masih terjadi praktik pungli dengan memainkan tarif.
Terkait sinyalemen tersebut, Kepala PT Pelni Cabang Fakfak, Endin Wahyudin, meminta masyarakat untuk melaporkan kepadanya jika ditemui praktik pungli.
“Nantinya, untuk program tol laut ini, kami akan mengoperasikan 6 kapal untuk Papua. Perubahan kelas menjadi kelas ekonomi pada beberapa kapal penumpang, merupakan salah satu upaya untuk menekan biaya operasional. Sedangkan jika ditemui adanya pungli, tolong dilaporkan kepada kami. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak