
Fakfak_ Direktur Utama PT. Pelindo IV, Mulyono, Kamis sore (27/8) meresmikan penggunaan gedung terminal penumpang pada Pelabuhan Fakfak. Terminal yang diberi nama Ndari Pihebihe ini, dimaksudkan untuk meningkatkan layanan kepada penumpang, yang kian waktu mengalami kenaikan secara kuantitas.
Dalam sambutannya, Mulyono menyinggung bahwa, pembangunan terminal penumpang merupakan bagian dari program lebih memanusiakan penumpang.
“Dari sekitar 1.200 pelabuhan di seluruh Indonesia, PT. Pelindo baru mengoperasikan sekitar 120 pelabuhan saja. Sisanya dikelola oleh Kementerian Perhubungan. Dan sehubungan dengan peningkatan layanan, yakni lebih memanusiakan penumpang, maka dibangunlah terminal penumpang seperti yang ada di Fakfak ini,” jelas Mulyono.
Sementara itu, Bupati Fakfak, Drs. Muhammad Uswanas, MSi. berharap agar masyarakat turut menjaga terminal baru tersebut.
“Saya berharap masyarakat turut menjaga kebersihan dan kenyamanan terminal penumpang ini. Tujuannya jelas, untuk lebih meningkatkan pelayanan pelayaran. Ke depan, pemerintah akan menambah pelabuhan yang sudah ada. Rencananya, akan ada penambahan panjang pelabuhan sepanjang 50 meter di Pelabuhan Kokas, juga di Pelabuhan Karas, dan nanti akan dibangun pelabuhan di Goras untuk menunjang pembangunan di Bomberay,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, waktu Indonesia Timur sama dengan waktu di Jepang. Hal ini tentu menguntungkan, jika pelabuhan besar ada di Papua, karena bisa menghemat pembiayaan dari luar negeri.
“Makanya kami para Bupati, mengusulkan agar pelabuhan besarnya ada di Sorong,” ujar Bupati.
Usai menandatangani prasasti, Dirut Pelindo memotong tumpeng yang diberikan kepada Bupati. Acara dilanjutkan dengan menikmati sajian di lantai dua terminal yang mampu menampung sekitar 400 orang tersebut. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak