Breaking News
Home / Headline / Wakapolres Benarkan Ada 7 Anggota Brimob di Goras

Wakapolres Benarkan Ada 7 Anggota Brimob di Goras

Junaidi, Kepala Perwakilan Arfak Indra Fakfak
Junaidi, Kepala Perwakilan Arfak Indra Fakfak

Fakfak_ Wakapolres Fakfak, Kompol Adolf S Marsyom membenarkan keberadaan anggota Brimobda Polda Papua di camp milik PT. Arfak Indra di Kampung Goras, Distrik Kokas. Namun Wakapolres menampik tudingan adanya intimidasi anggota Brimob kepada masyarakat sekitar HPH Arfak Indra.

“Memang ada 7 anggota Brimob disana. Keberadaan mereka hanya untuk mengawal pengiriman alat berat. Saat ini masih ada 1 kali trip lagi. Setelah selesai, maka anggota tersebut akan ditarik. Jadi tidak ada intimidasi. Yang ada mungkin perasaan ketakutan masyarakat, mungkin tidak terbiasa melihat anggota Brimob membawa senjata,” jelas Wakapolres.

Wakapolres mengaku belum mengetahui apakah keberadaan anggota Brimob sudah diketahui Kapolres atau belum. Yang jelas, menurutnya, pengamanan area Arfak tetap dibawah kendali Polres Fakfak.

Senada dengan Wakapolres, Kepala Kantor Perwakilan PT. Arfak Indra di Fakfak, Junaidi menjelaskan bahwa, keberadaan anggota Brimob hanya untuk mengawal pengiriman alat berat.

Lebih jauh, Junaidi menjelaskan, “Saya sudah cek ke lokasi, tidak ada intimidasi. Kami hanya minta pengamanan kepada Polres Fakfak.”

Junaidi juga menjelaskan bahwa, di daerah HPH tersebut terdapat banyak marga. Namun untuk marga yang terdampak langsung, ada sekitar 6 marga. Hanya 1 marga yang belum sepakat, yakni Marga Weripang.

“Marga Weripang belum sepakat. Namun hal ini lebih disebabkan mereka masih konsolidasi keluarga,” tambah Junaidi.

HPH Arfak Indra meliputi beberapa kampung di Distrik Kokas, dengan luas area 177.900 Ha. Keberadaan HPH mestinya bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat sekitarnya, tanpa menimbulkan masalah. Sebab, sudah jamak terjadi, keberadaan perusahaan yang mengelola hutan, kerap bersinggungan dengan masyarakat sekitar. Masyarakat bukan menjadi tuan rumah, malah bisa tersingkirkan dan dimusuhi. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Pertemuan Arfak Indra dan Masyarakat Deadlock, Mayoritas Menolak Penebangan Hutan

Fakfak_ Pertemuan PT. Arfak Indra sebagai pemegang HPH dengan masyarakat pemilik hak ulayat di kawasan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *