
Fakfak_ Firtz Wamaer, M.Epid., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, dikenal sebagai kepala dinas yang bersahaja. Kesederhanaan itu bukan hanya saat di rumah dinasnya yang kecil di komplek SPK saja, saat berdinas pun, penampilan Firtz tak berubah.
Salah satu point yang layak dicatat, untuk ukuran pejabat saat ini, Firtz bisa dikatakan tak pernah menggunakan mobil dinasnya yang bernopol DZ 5027 J diluar urusan kedinasan. Bahkan tetangganya mengaku, mereka tak pernah melihat mobil dinas Firtz yang terbilang keren itu, nongkrong di rumah dinasnya. Apalagi, rumah dinas Firtz tak punya halaman atau garasi untuk mobil.
Media ini yang akan bertemu Firtz di kantornya untuk konfirmasi soal susu, hanya menemui mobil dinasnya terparkir di pintu keluar. Ketika hal ini ditanyakan kepada Ismail Lating, salah satu staf Dinas Kesehatan, dijelaskan bahwa jika kepala dinas keluar, sopir membawa kembali mobil dinas tersebut ke kantor.
“Beliau memang begitu. Kalau ada urusan dinas keluar kantor, sopir mengantar. Jika urusan selesai, mobil dinas balik ke kantor, tidak parkir di rumah beliau,” ujar Ismail Lating.
Senada dengan itu, Sri Dwikorati, salah seorang staf dinas kesehatan yang juga tetangga Firtz mengakui bahwa pimpinannya tersebut tidak pernah membawa pulang mobil dinas.
“Setahu saya, anak-anak beliau juga tidak pernah antar jemput dengan mobil dinas. Beliau ke kantor, kalau tidak dijemput, sering naik motor sendiri,” kata Sri Dwikorati.
Kesederhanaan pejabat bisa berdampak positif di lingkungan kerjanya. Minimal, anak buah akan sungkan untuk bergaya mewah, sementara pimpinannya bersahaja. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak