Home / Headline / Distrik Fakfak Timur Tengah Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Akses Puskesmas di Rakerkesda 2025

Distrik Fakfak Timur Tengah Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Akses Puskesmas di Rakerkesda 2025

Kepala Distrik Fakfak Timur Tengah, Marthen Ronald Wouw, MBA., saat menyampaikan pandangan dan masukan dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Fakfak Tahun 2025 di Hotel Grand Papua Fakfak.

 

Reporter: Sri Mariati

INFOFAKFAK.com —Pemerintah Distrik Fakfak Timur Tengah menegaskan pentingnya keseriusan semua pihak dalam membenahi sektor kesehatan, khususnya terkait tata kelola layanan, kesiapan sumber daya manusia, serta akses fasilitas kesehatan di wilayah distrik. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Fakfak Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dan berlangsung di Hotel Grand Papua Fakfak. Selasa, 16 Desember 2025.

Mewakili Distrik Fakfak Timur Tengah, Marthen Ronold Wouw, S.ST., MBA, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak atas terselenggaranya Rakerkesda sebagai forum strategis untuk membahas dan memetakan persoalan riil sektor kesehatan di setiap distrik.

Menurutnya, Rakerkesda menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi serta menyusun arah kebijakan dan program kesehatan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

“Rakerkesda ini penting karena kita bisa melihat secara langsung persoalan-persoalan kesehatan di wilayah masing-masing distrik, mulai dari tata kelola, kesiapan SDM dari kader posyandu, tenaga medis, hingga sistem layanan dari Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas sampai pustu,” ujarnya.

Marthen mengungkapkan, berdasarkan pemaparan dan diskusi dalam Rakerkesda, masih terdapat berbagai persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius, baik di tingkat masyarakat maupun dalam internal penyelenggaraan layanan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan urusan wajib pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, sehingga penanganannya harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan melibatkan seluruh unsur pemerintah.

“Suka tidak suka, mau tidak mau, semua unsur pemerintah kabupaten harus terlibat dan serius, termasuk kami di tingkat distrik. Selain pendidikan, kesehatan juga menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Marthen berharap melalui Rakerkesda ini pemerintah daerah dapat menyusun program kesehatan yang terarah, dengan pembagian peran yang jelas antarinstansi. Ia juga menekankan bahwa pembangunan kesehatan tidak dapat berdiri sendiri, tetapi harus didukung sektor lain seperti penyediaan air bersih dan akses transportasi.

Sebagai kepala wilayah, pihak Distrik Fakfak Timur Tengah menyatakan kesiapan untuk mengambil peran sesuai kewenangan yang dimiliki, termasuk memberdayakan kampung-kampung dan kader kesehatan di tingkat bawah guna mendukung program pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Marthen juga menyoroti kondisi fasilitas kesehatan di wilayah Distrik Fakfak Timur Tengah. Ia menyebutkan bahwa keberadaan puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), maupun polindes perlu mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan.

“Di wilayah kami, puskesmas sudah dibangun sejak tahun 2023, namun hingga kini masih menghadapi banyak kendala. Masalah transportasi, akses, dan pembangunan hampir sama di beberapa distrik,” ungkapnya.

Ia berharap Dinas Kesehatan sebagai leading sector dapat mengajak seluruh pemangku kepentingan—pemerintah distrik, masyarakat, serta sektor terkait—untuk duduk bersama membahas persoalan secara terbuka, mencari solusi konkret, dan segera mengeksekusinya di lapangan.

Menutup pernyataannya, Marthen Ronold Wouw mengajak seluruh pihak untuk mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Fakfak.

“Pada prinsipnya, kami di distrik siap mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah demi terwujudnya Fakfak yang sehat,” pungkasnya.

Rakerkesda Kabupaten Fakfak Tahun 2025 mengusung tema “Transformasi Kesehatan Membara, Melesat Menuju Fakfak Sehat”, sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak.***

About Amrin Bro

Check Also

Landing di Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan Langsung Gas Kampung di Kotam, Halal Bihalal PKK Jadi Momen Aksi Nyata

  Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, – Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *