Home / Headline / Ancaman HIV Bagai Gunung Es, Waspadai Aplikasi Kencan Yang Merambah Usia Sekolah

Ancaman HIV Bagai Gunung Es, Waspadai Aplikasi Kencan Yang Merambah Usia Sekolah

Yayasan Papua Lestari menggelar kcase conference di Kabupaten Fakfak

 

Reporter: Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM_ Yapari atau Yayasan Papua Lestari menggelar Case Conference. Kegiatan yang mengundang berbagai pihak ini digelar di Hotel Grand Papua Fakfak, Papua Barat, pada Rabu, 24 Juli 2024.

Dalam pertemuan sehari yang dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Husen Lie ini, terungkap beberapa fakta menarik.

Saiful Umam, bagian monitoring dan evaluasi Yapar,  dalam pemaparannya mengungkapkan adanya tren bergesernya ancaman penularan HIV yang semula terkotak pada tempat hiburan malam, kini mengarah pada rumah kost,  panti pijat, warung remang-remang bahkan terbentuk di jalanan.

“Dengan menggunakan aplikasi kencan kini hotspot penyebaran HIV bisa berubah ke banyak tempat bahkan di jalanan,” ujarnya.

Dengan fenomena seperti ini, maka penularan dan penyebaran HIV sebenarnya bisa saja semakin banyak, namun belum terdeteksi. Ini bagaikan fenomena gunung es, yang nampak di permukaan hanyalah sebagian kecil saja.

Hal yang sama juga diyakini terjadi di Kabupaten Fakfak. Disinyalir, penggunaan aplikasi kencan bahkan telah memapar generasi muda usia sekolah.

Bahkan salah seorang peserta case conference mengungkapkan bahwa, dirinya pernah melihat sendiri adanya anak usia sekolah yang memanfaatkan tempat penginapan untuk berkencan dengan pasangannya.

“Semestinya pihak penginapan lebih selektif dalam menerima tamunya. Jangan hanya mengejar keuntungan saja, ” tuturnya.

Fakta seperti ini tentu akan menyulitkan pemerintah ataupun pihak yang menaruh perhatian pada masalah HIV untuk melakukan pemantauan. Akibatnya, penyebaran dan penularan HIV sulit terkontrol.

Andri Laritembun, Ketua Paguyuban Cafe dan Panti Pijat Kabupaten Fakfak tak menampik fakta ini.

“Untuk itu dalam kesempatan ini saya menegaskan, agar dibentuk tim gabungan yang lebih solid untuk mencegah meluasnya hotspot hotspot penyebaran dan penularan HIV,” ujarnya.

Menurutnya, tim gabungan harus lebih tegas untuk melakukan tindakan pencegahan penularan HIV, karena ini menyangkut nasib generasi yang akan datang.

Sayangnya, pertemuan tersebut belum mengundang organisasi keagamaan agar bisa bersinergi dalam mencegah penularan dan penyebaran HIV di Kabupaten Fakfak.

Keterlibatan organisasi keagamaan semacam MUI , dipandang sangat penting. Sebab, peningkatan imun memang  penting, namun jauh lebih penting adalah meningkatkan iman. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Perkuat Sinergitas TNI-Polri Gelar Buka Puasa Bersama

  Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM_ Untuk memperkuat sinergitas TNI dan Polri di wilayah Fakfak, menjelang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *