Home / Headline / Waspadai Gelombang Tinggi Jam 12 Hingga 3 Sore Hingga Seminggu Kedepan

Waspadai Gelombang Tinggi Jam 12 Hingga 3 Sore Hingga Seminggu Kedepan

Suasana kacau balau di Pasar Ikan Tanjung Wagom karena hantaman gelombang pasang yang cukup tinggi. (Foto istimewa)

 

Reporter : Wahyu Hidayat

INFOFAKFAK.COM_ Gelombang pasang air laut yang cukup tinggi, menerjang kawasan pesisir Fakfak dan Kaimana, Papua Barat, pada Jumat, 15 Juli 2022 siang.

Di Fakfak sendiri, air pasang terpantau jelas di daerah pesisir pantai Distrik Fakfak Tengah dan Distrik Fakfak dan Distrik Pariwari.

Akibatnya, air laut tumpah hingga ke jalan di sepanjang Jalan Dr. Salasa Namudat, menghantam cukup deras di Pasar Darurat Kelapa Dua serta Pasar Ikan Tanjung Wagom. Bahkan, air pasang membanjiri kontainer-kontainer yang berada di Pelabuhan Fakfak.

Karena fenomena alam yang cukup ekstrem ini, air laut menggenangi kawasan ikon Kota Fakfak yaitu Taman Satu Tungku Tiga Batu.

Air laut juga menghantam barang-barang dagangan di kios-kios di Pasar Ikan Tanjung Wagom dan Pasar Darurat Kelapa Dua. Karuan saja, pedagang bahkan dibantu oleh pengunjung pasar, berusaha mengeluarkan barang dagangannya dari kios secepatnya. Banyak pedagang yang terpaksa menggeletakkan barang dagangannya di pinggir jalan, lantaran air laut semakin meninggi.

Masyarakat Fakfak di sepanjang pesisir, diminta waspada gelombang tinggi yang diperkirakan masih bertahan pada ketinggian 2,5 meter hingga 21 Juli 2022.

“Dari pasang surutnya besok mulai menurun. Namun gelombangnya masih bertahan pada ketinggian 2,5 sampai 21 Juli 2022. Untuk masyarakat di wilayah pesisir, tetap waspada terutama pada jam 12 hingga jam 3 sore, karena merupakan puncak ketinggian air laut,” jelas Cahyo, staf BMKG Fakfak, saat dihubungi melalui telepon office center BMKG Fakfak.

Lebih jauh Cahyo memaparkan, p<span;>erairan Fakfak dan Kaimana, gelombangnya sedang tinggi dari 2,5 sampai 4 meter. Normalnya, tinggi gelombang air laut di perairan Fakfak adalah 1,25 meter.

Cahyo juga menjelaskan, tingginya gelombang air laut ini juga disebabkan adanya angin dari wilayah barat daya menuju Fakfak, dengan kecepatan cukup tinggi, yakni 10 sampai 15 knot.

Sementara itu, Ibu Agus Karyono, salah seorang pedagang makanan di Pasar Darurat Kelapa Tiga yang lokasi warungnya tak jauh dari bibir pantai mengatakan, “Air deras mulai masuk setelah  sarung setelah sholat Jumat. Lalu lampu dan kompor segera saya matikan,”

Ibu Agus memang tidak memindahkan barang dagangannya, karena warungnya masih terhalang oleh seng mushola pasar. Namun menurutnya, banyak barang dagangan pedagang lain yang hanyut terbawa arus. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Songsong HUT RI Ke-77 PENA Fakfak Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 35 Meter

Reporter : Annisa Mirandra Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM_ Menyongsong HUT Republik Indonesia ke-77,  Komunitas ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *