Home / Headline / 89 Siswa SD dan SMP IT As Salaam Fakfak Ikuti Wisuda Tahfidz dan Kelulusan

89 Siswa SD dan SMP IT As Salaam Fakfak Ikuti Wisuda Tahfidz dan Kelulusan

Para siswa SDIT dan SMP IT As Salaam Fakfak berfoto bersama Ustad dan Ustadzahnya. (Foto IF)

Reporter : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM_ SDIT As Salaam dan SMPIT As Salaam Fakfak, menggelar Wisuda Tahfidz dan Kelulusan bagi 89 siswanya.

Acara yang dilangsungkan di Auditorium Politeknik Negeri Fakfak pada Minggu, 22 Mei 2022 ini, berlangsung dalam nuansa yang membuat suasana hati campur aduk.

Ada rasa bahagia dan bangga bagi orang tua. Namun terselip pula perasaan dag dig dug bagi para siswa. Berapa tidak, sebab sebelum diwisuda kelulusannya, para siswa harus melalui uji publik atas hafalan Al Qur’annya.

Kali ini, SDIT As Salaam Fakfak mewisuda 47 siswa yang merupakan angkatan VIII dan SMPIT As Salaam Fakfak mewisuda 42 siswa yang merupakan angkatan V. Sedangkan uji publik hafalan Al Qur’an dibagi dalam 3 kategori, yakni kategori hafalan 1 juz, 2 juz dan 4 juz.

Ketua Yayasan As Salam Fakfak, Ustadz Azis, dalam sambutannya menjelaskan, tahun ini pihaknya hanya dapat melakukan uji publik hafalan Al Qur’an untuk hafalan 1 juz, 2 juz dan 4 juz.

“Pembelajaran secara online dimasa pandemi ini, dalam 2 tahun ini, membuat perbedaan yang besar, dimana proses belajar mengajar tidak bisa dilakukan secara maksimal. Alhasil, hafalan Al Qur’an para siswa hanya untuk kategori 1 juz, 2 juz dan 4 juz. Sebelumnya, kami meluluskan siswa yang memiliki hafalan bahkan hingga 10 juz,” jelas Ustadz Azis.

Ustad Aziz berpesan kepada orang tua, agar memilih dan melanjutkan pendidikan anaknya pada sekolah dan lingkungan yang mendukung pembelajaran dan pembentukan karakter yang telah dilakukan di SD IT maupun SMP IT As Salaam Fakfak, agar adab dan pengetahuan agama serta hafalan Al Qur’an yang telah didapat selama ini, tetap terpelihara.

Senada, Ketua MUI Kabupaten Fakfak, Muhammadon Dg Husein <span;>berpesan, agar setelah hafal Al Qu’ran, dilanjutkan dengan memahami dan mengamalkan Al Qur’an.

Beberapa orang tua yang ditemui media ini, setuju dengan apa yang disampaikan oleh Ustadz Aziz.

“Apa yang disampaikan Ustad Azis itu benar. Untuk itu, kita harus memilih dan melanjutkan pendidikan anak-anak pada sekolah yang memiliki karakter Islam yang kuat. Insya Allah anak saya akan masuk pondok pesantren di Sulawesi Selatan,” ujar Haedar.

Beberapa pondok pesantren yang disebut orang tua sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan anaknya antara lain, pondok pesantren di Bogor, Jogjakarta dan Sorong. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Anies Dijadwalkan Hadiri Jambore AFKN,  Jaringan Anies Fakfak Konsolidasi

  Reporter : Kartini Ali Editor : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Jaringan Anis atau Jarnis ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *