Home / Headline / 2 Orang Diperiksa Reskrim Fakfak Terkait Dugaan Hoaks Covid-19

2 Orang Diperiksa Reskrim Fakfak Terkait Dugaan Hoaks Covid-19

Penyidik satreskrim saat meminta keterangan Ar. (Foto Ist)

Reporter : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ 2 orang, Ic seorang pria dan Ar, seorang wanita, diperiksa Sat Reskrim Polres Fakfak, lantaran diduga menyebarkan berita hoax terkait covid-19 di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Demikian diinformasikan Kabag Ops Polres Fakfak, AKP. Sofyan Efendi, mendampingi Kapolres Fakfak, 7 Juli 2021.

“Saya menghimbau kepada pengguna media sosial untuk bijaksana dan hati-hati, ketika memberikan statemen atau menyebarkan informasi yang belum tentu benar atau Hoaks,” ujar Sofyan Efendi. “Tidak boleh menyebarkan berita berita Hoaks. Kalau ada, pasti akan diproses sesuai hukum,” lanjutnya.

Akun FB yang diduga dimiliki oleh Ic dan Ar, diketahui oleh tim patroli siber Sat Reskrim Polres Fakfak, telah mengunggah informasisi yang diduga kuat hoaks.

Ic dalam akun FBnya menulis, “Ha hahaha kam lucu. Orang yang sakit bawaan dibilang corona. Sa tra percaya corona di Kabupaten Fakfak sedikit lagi. Sa cuma takut Tuhan bukan takut corona. Logika saja. 1 kena semua dapat. Fakfak kecil nih. Barangkali Jakarta lah ada corona. Lucu asuh. Baku tipu noge boleh. Uang 56 miliar turun kenyang itu RSUD Fakfak. 20 miliar uang banyak itu untuk apa mendingan dikasih untuk orang-orang tidak mampu daripada pemerintah dan RSUD Cakeh lagi. #makan_pencuri

Ic, diduga menyebarkan berita hoax. (Foto Ist)

Sedangkan Ar dalam akun FB-nya menulis, “Dengar info tadi ada yang selesai vaksin langsung kejang-kejang terus meninggal”.

Selain itu, Sofyan Effendi juga mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam memberantas covid-19 di Kabupaten Fakfak, khususnya. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Dua Orang Ditahan, Diduga Eksploitasi ABG Di Cafe Bar

Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Fakfak, Jumat, 30 Juli ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *