
Fakfak_ Lagi, musibah kebakaran terjadi di Fakfak, disaat pemerintah daerah ingin membeli mobil pemadam kebakaran. Kali ini, tempat memanggang pala atau tempat asar pala milik Mbak Tum, yang berlokasi sekitar 50 meter dari Bandara Torea Fakfak, habis dimakan si jago merah.
Akibat kebakaran tempat asar pala yang terjadi pada Minggu (07/1) sore ini, satu bangunan beserta pala yang tengah diasar untuk dikeringkan, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun diperkirakan, kerugian akibat kebakaran ini lebih dari seratus juta rupiah.
Api yang diketahui berkobar sekira pukul 15.30 WIT, baru bisa dipadamkan seluruhnya sekitar 2 jam berikutnya. Seperti pada kasus kebakaran sebelumnya, pemadaman api dilakukan oleh 1 mobil penjual air, 1 mobil tangki penjual air ukuran besar dan 1 mobil air milik BNPB.
Adi, seorang saksi mata menuturkan, “Kebakarannya mungkin sekitar 3.30. lalu saya panggil masyarakat untuk membantu. Kami putuskan sambungan dari bangunan yang terbakar dengan bangunan di depannya agar api tidak merembet,”
Jalan yang sempit menuju lokasi kebakaran, membuat mobil-mobil pengangkut air sempat kesulitan memadamkan api. Ditambah, belasan motor parkir di sepanjang jalan sempit tersebut.
Hebatnya, selain dipadamkan dengan air dari mobil tangki air, pemadaman juga diupayakan dengan menyiramkan puluhan karton air minum mineral berbagai merk yang juga disimpan dalam gudang tersebut.
Penyiraman puing-puing yang masih mengepulkan asap, tetap dilakukan hingga menjelang maghrib. Air minum mineral berbagai merk masih diguyurkan di tumpukan kayu yang masih berasap.
Sebelumnya, Informasi awal yang beredar, yang terbakar adalah gudang Bandara Torea. Sehingga, belasan personel polisi merapat ke lokasi musibah. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak