
Fakfak_ Sebanyak 122 warga binaan dan tahanan Lembaga Pemasayarakat Kelas IIB Fakfak, menggunakan hak pilih mereka di ruangan pengunjung Kantor Lapas, Rabu (15/2) siang.
Pantauan infofakfak, selama pencoblosan, para warga binaan dan tahanan dalam pengawasan pegawai Lapas. Bahkan Kepala Lapas, Badarudin, ikut mengawal jalannya pencoblosan warga binaannya.
Para tahanan ikut coblos masih lengkap dengan pakaian tahanan. Satu Persatu, mereka mendatangi bilik suara untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat untuk 5 tahun kedepan.
Sebelumnya, Badarudin meminta kepada penyelenggara pemilu, agar dalam Lapas ada TPS, agar para binaan dan tahanan dapat menyalurkan aspirasinya.
“Waktu itu pemilu legislatif, disini ada TPS, tapi tidak tahu kenapa, saat Pilkada Bupati. Nah saya berharap untuk selanjutnya agar di Lapas ini ada TPS. Sebab, kalau kita arahkan warga binaan dan
tahanan keluar untuk coblos di TPS terdekat, tentu kurang nyaman,” kata Badarudin.
Devisi Tehknis KPU Kabupaten Fakfak, Hasanudin Rettob, S.Pdi menyambut baik usulan TPS di Lapas Fakfak, dimana akan ditindaklanjuti setelah Pilkada Gubernur Papua Barat yang nantinya dievaluasi di Provinsi Papua Barat.
“Mohon maaf sekali, karena hajatan negara ini (Pilgub) ini sudah diatur oleh provinsi sesuai dengan kebutuhan anggaran, sehingga kedepan, kami akan membawa masalah ini dalam rapat evaluasi sekaligus usulan untuk membentuk TPS khusus di Lapas Fakfak,” ujar Rettob.
Reporter : Salter
Editor : Wahyu
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak