
Fakfak_ Musyawarah Daerah V Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Fakfak yag digelar pada Senin (12/12) lalu, akhirnya memunculkan Rajab Barawasi, sebagai Ketua Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Fakfak, periode 2016 – 2021.
Pada pemilihan putaran kedua, Rajab berhasil mengantongi 22 suara, jauh melebihi suara yang dikumpulkan dua kandidat lainnya, yakni Wahyu Hidayat yang memperoleh 9 suara dan Abas Bahamba dengan perolehan 3 suara. Diputaran pertama, perolehan suara Rajab Barawasi dan Wahyu Hidayat, saling mengkoreksi.
Dalam sambutan perdananya, Rajab Barawasi mengucapkan, “Innalillahi wainna ilaihi rooji’uun,” serta berkali-kali beristighfar, memohon ampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
“Sungguh, demi Allah saya tidak menghendaki jabatan ini. Menjadi Ketua DMI adalah jabatan yang membutuhkan tanggungjawab besar. Dan nanti, Allah akan meminta pertanggungjawaban atas jabatan ini. Kami tidak akan bisa mengemban amanah ini, tanpa bantuan dari seluruh peserta Musda yang menjadikan saya memegang amanah ini,” ujar Rajab.
Rajab Barawasi yang juga Kepala KUA Distrik Fakfak ini, nantinya akan segera menyusun susunan pengurus Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Fakfak, yang dijadwalkan sudah harus terbentuk minggu ini.
Dengan terpilihnya kepengurusan yang baru untuk lima tahun kedepan, diharapkan kinerja DMI Kabupaten Fakfak menjadi lebih baik. Peserta Musda juga berharap, DMI Kabupaten Fakfak mencari terobosan lain, dalam hal pendanaan organisasi.
Selama ini, DMI Kabupaten Fakfak masih bergantung kepada dana hibah yang diberikan oleh pemerintah daerah. Peserta Musda menyebutkan, semestinya, sebagai organisasi yang membawahi kepengurusan masjid-masjid di Kabupaten Fakfak, DMI bisa menarik iuran dari masjid-masjid.
“Semestinya, masjid-masjid memberikan kontribusi dana kepada DMI, sebab DMI ini adalah organisasi yang membawahi masjid-masjid. Untuk itu, perlu pendekatan yang baik oleh pengurus yang baru kepada pengurus masjid-masjid,” kata Abas Bahamba.
Sebelumnya, LPJ atau Laporan Pertanggungjawaban Ketua DMI sebelumnya, Djamaluddin Leto, secara aklamasi diterima oleh peserta Musda. Kepengurusan masa bakti 2011 – 2016 ini, dinilai telah menjalankan amanah dengan baik, dengan berbagai kegiatan dan melengkapi organisasi secara layak. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak